PRN MAGETAN – Pemerintah Desa Candirejo Kec Magetan Kab Magetan gelar festival jenang Candi. Jenang adalah makanan tradisional Jawa sekaligus ikon kuliner khas Desa Candirejo selain kerajinan kulit. 2/9/18.
Dalam bahasa Indonesia Jenang bisa diartikan dodol. Dalam acara ini panitia menyediakan 4444 porsi jenang yang dibagikan gratis kepada seluruh pengunjung festival.
Kegiatan festival Jenang Candi juga dihadiri oleh Bupati dan wakil Bupati terpilih (2018-2023) kab Magetan Suprawoto (Kang Woto) dan Nanik Endang Rusminiarti (Bunda Nanik).
Kang Woto menceritakan bahwa jenang yang paling enak didunia itu adalah Jenang Candi dan langsung mendapatkan tepukan yang meriah dari pengunjung festifal selain itu Kang Woto juga berharap agar event event seperti ini terus dikembangkan di seluruh desa di Kabupaten Magetan agar bisa mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menjadi pemicu roda perekonomian masyarakat.
Menurut Moch.Soleman Kepala desa Candirejo mengatakan makna membuat jenang sejumlah 4444 porsi yang dibagikan gratis kemasyarakat adalah “Desa Candirejo akan menjadi desa yang maju bila di topang oleh 4 pilar yaitu 4 RW yang ada di Desa Candirejo yang memiliki Visi Misi dan Ideologi yang sama yang ada di desa itu.Selain itu angka 4444 adalah jumlah sholawat. Sholawat adalah tradisi Pager Deso (pagar desa) yang akan menjadikan Desa Candirejo ayem tentrem (aman dan damai)”.
Dalam acara ini Jenang yang di sediakan oleh panitia terdiri dari berbagai jenis antara lain: jenang mutiara, kacang hijau, sumsum, grendul, pati garut dan ketan hitam.
Setelah dibuka oleh Kang Woto (panggilan akrab Suprawoto) 4444 jenang langsung diserbu oleh pengunjung dalam hitungan menit langsung habis.
Hal ini menunjukkan kalau animo dan antusias warga kab magetan pada khususnya sangat positif, selain itu bisa dilihat dari parkir kendaraan yang membludak di tempat parkir yang disediakan oleh panitia.
Video kegiatan ini bisa di klik di http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan
Menurut Dewi salah satu pengunjung dia sangat senang sekali bisa hadir dalam kegiatan ini karena selain bisa mendapatkan jenang gratis dirinya dan keluarganya juga dihibur oleh kesenian reyog dan elektone yang disediakan oleh panitia.
Dalam acara ini panitia juga menggelar reyog Singo Budoyo yang menampilkan 15 dadak merak reyog Ponorogo. Selain itu Produk UMKM desa Candirejo juga ikut memeriahkan acara ini dengan menggelar unit unit display di lokasi acara, mulai dari produk makanan, jus buah, jamu tradisional sampai sandal sepatu kulitpun ikut digelar. (Beni Setyawan/ADV).

