PRN SUMENEP, – pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar festival topeng dalang Sumenep di tempat areal PKL giling kec. Kota, kab. Sumenep ujung timur pulau garam madura, Jawa Timur. pukul 20.00 wib, jum’at 07/09/2018.
Maksud dan tujuan festival topeng dalang Sumenep ini adalah,antara lain :
1. Pemkab Sumenep bertujuan untuk melestarikan topeng dalang Sumenep ini,
2. bisa menjadi kebudayaan tradisional Sumenep dan sebagai sarana bagi para generasi dalang-dalang topeng budaya Sumenep ini.
3. Mendukung sukses nya even fisit Sumenep tahun 2018.
4. Memberikan hiburan kepada masyarakat Sumenep, husus nya bagi para PKL di giling kota Sumenep.
Festival topeng dalang Sumenep ini berlangsung dua hari yaitu, jum’at dan sabtu, 07-08/09/2018 pukul 20.00 wib. Di tempat area Pedagang Kaki Lima (PKL) giling kota Sumenep.
Pengisih acara dalam festival topeng dalang Sumenep antara lain :
1.Grup topeng dalang putra sumekar dari desa Kalianget Barat kec. Kalianget kab. Sumenep
2. Grup topeng dalang Putra Rahayu dari desa karangbuddhi kec. Gapura kab. Sumenep.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap para pelaku kesenian topeng dalang bisa membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dalam rangka melestarikan dan merawat kebudayaan lokal untuk bisa diwariskan kepada anak cucu generasi kita nantinya.
“kita harus bisa bersama untuk mempertahankan dan melestarikan kembali kesenian budaya topeng dalang Sumenep ini kepada masyarakat dan generasi kita agar budaya ini bisa memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga bisa menarik para wisatawan lokal atau pun dari luar Sumenep utk hadir berkunjung ke kota Sumenep ini, untuk melihat pertunjukan topeng dalang ini, “tutur wakil bupati dalam sambutannya dalam peresmian pembukaan festival topeng dalang Sumenep
“ kaderisasi topeng dalang Sumenep ini bisa berlanjut di masa mendatang dengan berbagai kegiatan yang dilakukan untuk merangsang geliat dalang-dalang muda di Sumenep, agar bisa tetap mencintai seni budaya topeng dalang ini, ”
Dan wakil bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH.” Berharap kaderisasi perlu dilakukan agar topeng dalang tetap menjadi bagian dari kultur dan tradisi masyarakat sumenep, karena tradisi dan budaya di era modern saat ini, topeng dalang bukan hanya sebagai hiburan semata, namun juga positif sebagai pendukung pengembangan sektor wisata di Sumenep.
Apalagi topeng dalang Kabupaten Sumenep pernah tampil di kancah internasional yang harus jadi motivasi untuk semua elemen, supaya juga bisa pempelancar roda perekonomian pemerintah dan masyarakat sumenep nantinya. ” (erfandi).

