PRN Sumenep – Persoalan Sikap yang dilakukan oleh KA Disparbudpora Sumenep terhadap wartawan yang sedang melakukan tugasnya di wilayah kota Sumenep, karena beberapa wartawan tersebut mengirimkan berita tentang persoalan kegiatan FKMA-V ke KA Disparbudpora Sumenep dan Sofianto langsung memblokir kontak WA wartawan tersebut.
Sikap dan tindakan KA Disparbudpora Sumenep SOFIANTO banyak mendapat kritikan dari berbagai elemen masyarakat yang salah satunya Moh. Hasan (putra daerah Sumenep) sebagai ketua Aliansi wartawan Seluruh Indonesia (Awasi) yang berdomisili di Surabaya.
” Saya sangat prihatin dan menyesalkan sikap kepala disparbudpora Sumenep dimana kurang bekerja sama dengan jurnalis yang seharusnya pihak birokrasi Disparbudpora Sumenep harus menyadari bahwa semua jurnalis/wartawan yang bertugas dilingkungan pemerintah kabupaten Sumenep itu semua merupakan mitra kerja untuk menyampaikan pogram pembangunan kepada masyarakat.” Ungkap nya.
” jurnalistik/wartawan bukan musuh Anda tetapi jurnalis/wartawan adalah Metra kerja dan jangan sampai ada diskriminasi, Anda bukan hanya pelaksanaan program,tapi anda sebagai pelayan masyarakat dan wartawan sebagai pencari informasi untuk publik”,
Yang seharusnya dipahami oleh KA Disparbudpora Sumenep bahwa setiap masyarakat apalagi seorang wartawan mempunyai hak untuk menggali informasi dan menyebarkan informasi kepada masyarakat terkait segala kegiatan apapun yang menggunakan Anggara daerah dan negara.
Masih dalam kritikan Moh.hasan
“Tolong ka disparbudpora Sumenep Anda jangan merasa berkuasa dan egois dan saya sebagai ketua umum aliansi wartawan seluruh Indonesia sangat menyesalkan sikap dan tindakan Anda yang tidak komparatif dengan tugas tugas wartawan,
Kenapa Anda takut sehingga memblokir kontak WA teman teman wartawan yang sedang mengirim berita terkait persoalan kegiatan FKMA-V “,
“Jangan jangan benar anggaran FKMA-V banyak penyelewengan dan pelanggaran, untuk itu kewajiban Anda harus terbuka dan transparan kepada publik melalui wartawan.” Tutur moh.hasan
Selain itu pihak inspektorat Sumenep juga menyesalkan Dan mengkritik atas sikap perbuatan ka Disparbudpora Sumenep yang dilakukan kepada wartawan yang sedang bertugas.
“Secara etika ka disparbudpora Sumenep kurang bagus dan sebaiknya harus dilayani wartawan itu, karena Aparatur Sipil Negara (ASN) itu sebagai pelayan publik dan siapapun mereka ASN adalah sebagai pelayan masyarakat.” Kata pihak inspektorat Sumenep.
Penulis : Erfandi.

