PRN Mojokerto – Mediasi antara pemerintah desa Wonosari kecamatan Ngoro Mojokerto dengan PT Manuvaktur yang berlangsung dibalai desa Wonosari tak berhasil mendapatkan kesepakatan.
Hal ini yang memicu pemerintah desa Wonosari mengambil langkah tegas dan akan mendatangi langsung PT Universal guna mendapatkan jawaban dari berbagai permasalahan yang telah ditimbulkan oleh perusahaan yang berdiri serta melakukan kegiatan produksi diwilayah desa Wonosari.
Tampak hadir dalam mediasi tersebut Pj. Kepala desa, BPD serta forpimka Ngoro, sedangkan dari PT Universal hanya dihadiri hanya seorang humas.
Dari berbagai pemaparan yang disampaikan dalam mediasi tersebut diantaranya tentang dampak yang telah ditimbulkan dari operasional perusahaan dalam melakukan kegiatannya, diantaranya adanya suara yang sangat bising sehingga berdampak pada ketidaktenangan warga, khususnya diwaktu malam.
Dampak yang lain diantaranya polusi udara serta bau yang sangat menyengat, warga mengharap pihak perusahaan bertanggung jawab dengan semua dampak yang telah ditimbulkan namun jawaban dari pihak perusahaan ( PT Universal) belum bisa meyakinkan warga yang hadir dalam mediasi tersebut.
Pihak perusahaan hanya bisa menerima semua permasalahan serta mencatat semua yang telah disampaikan oleh warga dan selanjutnya akan disampaikan lagi pada pihak managemen perusahaan, hal inilah yang memicu warga, sehingga akan dilanjutkan dengan ngelurug ke perusahaan tersebut.
” pemerintah desa sudah melayangkan surat kepada perusahaan sebanyak empat kali dan baru hari ini pihak perusahaan mau memperhatikan dengan menghadiri mediasi ini, itupun dengan jawaban yang kurang memuaskan karena hanya diwakilkan oleh humas dan tidak berani mengambil keputusan pada mediasi kali ini” tutur Takrib selaku pj. Kepala desa Wonosari.
” Makanya kami akan mendatangi langsung ke perusahaan tersebut agar dapat jawaban langsung dari pihak manajemen perusahaan, biar warga dapat mendengar langsung” imbunya.
Sementara itu Maya selaku wakil perusahaan dalam melakukan mediasi dengan warga Wonosari tak berkenan dikonfirmasi oleh Pena Rakyat News tanpa ada kejelasan, bahkan terkesan gak peduli.
Belum diketahui apa penyebab kurang koperatifnya dari perusahaan pada saat akan dikonfirmasi.
Jurnalis : Timbul

