Hendro : Luar biasa, Polda Jatim urutan ke 3 terkecil lakukan pelanggaran
Surabaya, PRN – Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Timur (Jatim) kehadiran perwira penting, yakni Kepala Biro (Karo) Provos Divpropam Mabes Polri Brigjen Pol Hendro Pandowo, Rabu (12/12/2018). Kehadiran Hendro kali ini bertujuan melakukan pengarahan terhadap sejumlah personil kepolisian di wilayah hukum Polda Jatim.
Hendro yang didampingi Kabid Propam Polda Jatim Kombes Pol Hendra Wirawan, memberi arahan kepada sejumlah Waka Polres, Kasubbag Renmin, Kasi Provos, Kasi Propam, Kanit Provos dan lainnya di Gedung Mahameru Polda Jatim.
“Anev Dumas Propam Polda Jatim, yaitu yang terbanyak adalah dumas tentang masalah narkoba dan perselingkuhan. Kita atau Propam akan melakukan pembinaan secara khusus terhadap anggota yang terindikasi narkoba untuk penyembuhannya,” ujar Hendra Wirawan, memberi laporan.
Sedangkan Karo Provos Div Propam Mabes Polri menyatakan bahwa Polda Jatim urutan ke 3 terkecil pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh anggota.
“Hanya satu kata yang saya ucapkan untuk Polda Jatim, yaitu luar biasa…” ucap Hendro Pandowo.
Lebih jauh Hendro menyebut, bagaimana kita mengabdi kepada negara dan masyarakat tanpa membuat permasalahan, laksanakan tugas dan atau penanganan masalah sesuai prosedur yang telah ditentukan.
“Pemimpin harus punya power untuk meminpin anggoatanya, mempunyai konsep, bisa menjadi pimpinan dan berjiwa mengabdi kepada masyarakat. Tugas saya yaitu melakukan pemeliharaan disiplin, penegakan disiplin, penegakan hukum, pengawalan dan pengamanan,” papar Hendro.
Perlu diketahui bahwa mengapa pelanggaran atau permasalahan yang ditangani Propam dalam tahun 2018 meningkat dibandingkan tahun 2017, karena mereka selalu aktif sebagai garda terdepan dalam menjaga Institusi Polri.
Direktif Karo Provos Div Propam Mabes Polri menyampaikan pesan kepada anggota polisi untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, hayati dan pahami Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup dan kerja untuk wujudkan polisi yg berjiwa polisi. Bangun soliditas kekompakan , kebersamaan intern dan ekstern. Tingkatkan giat ops gaktibplin pada setiap satker tentang tampang. Ingatkan anggota agar selalu check kelengkapan kendaraan dan taati peraturan lalu lintas.
Selain itu, lakukan pengecekan jaga tahanan, lakukan pengecekan senjata api dinas, penggunaan medsos harus merujuk kepada tupoksi polri. Dan ingatkan anggota untuk menjauhi tempat hiburan malam, gunakan narkoba.
“Terakhir, lakukan penyelesaian pelanggaran disiplin harus jelas, tuntas dan dapat dipertanggung-jawabkan agar tidak merugikan pihak manapun,” pungkasnya. (yos/eb)

