PRN SUMENEP – Festival Garam Sumenep ini adalah bagian dari salah satu kalender Event Visit Sumenep 2019, Sangat antusias sekali Masyarakat Sumenep khususnya di Desa Karanganyar Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep yang sangat mendukung kegiatan Festival Garam Sumenep 2019 terlihat di saat malam puncak penutupan, Masyarakat Sumenep Terus berdatangan memadati areal pertunjukan panggung kesenian, yang di gelar di Desa Karanganyar Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, di Ujung timur Pulau Garam Madura, Sabtu malam 17/08/2019.
Sebelum Malam puncak penutupan kesenian Festival Garam Sumenep 2019 itu di gelar, di siang harinya dalam mengisi dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 Th di Desa Karanganyar Kecamatan Kalianget Kabupaten menggelar berbagai macam perlombaan seperti; GARAM DALAM LENSA (Wisata digital bangunan tua dan tambak garam) pada Pukul 12.00-15.00 wib, dan Pukul 15.00-17.15 wib dilanjutkan PARADE GARAM yang diantaranya; Pameran garam rakyat, bagi Ibu-ibu menghias jajanan, untuk bapak bapak lomba balap garam, yang pesertanya di ikuti oleh masyarakat setempat.
Sebagai penutup, Puncak kesenian Festival Garam Sumenep digelar Pukul 19.00 sampai selesai dengan berbagai kegiatan yang digelar diantaranya; Arak arakan music Tong tong, sambutan dari Kadis pariwisata dan kebudayaan Sumenep, Penyerahan hadiah dan dilanjutkan dengan hiburan musik Orkes dangdut untuk masyarakat.
Dalam sambutan kepala Disparbudpora kabupaten Sumenep Drs. Carto MM, menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pelaksanaan festival Garam Sumenep 2019 itu yang pertama di gelar olleh Pemerintah kabupaten Sumenep,
“Kepada Desa Karanganyar yang sudah membuka diri untuk bersama sama Pemerintahan daerah melaksanakan kesenian Festival Garam Sumenep 2019, khususnya kepada bumdes Karanganyar kemudian juga di Desa Kalianget.” Kata Carto.
Festival Garam Sumenep itu adalah kegiatan yang pertama di gelar di kabupaten Sumenep, secara umum untuk diketahui secara Masyarakat luas khususnya dalam keadaan sekarang ini harga garam yang lagi turun dan kita tidak boleh Terus terlena dengan persoalan tersebut dan mari kita bangkit bersama sama sama dengan Festival Garam ini kita harus berbahagai untuk menghibur diri.
“Mari kita bersama Pemerintah Daerah untuk meminta kepada pemerintah pusat bagaimana nanti harga garam itu untuk dinaikkan”, Imbuhnya.
masih dalam sambutan kepala Disparbudpora Sumenep menyampaikan bahwa, dirinya akanbersedia untuk kedepannya untuk menyediakan jalan dan akan menspot sepenuhnya untuk kegiatan Festival Garam supaya bisa lebih besar.
“Dari bumdes itu sendiri bisa bekerja sama dengan rekanan agar bisa bener bener mendapatkan hasil dari Festival Garam Sumenep ini, kemudian kami juga mengharapkan agar kegiatan kegiatan seperti festival Garam ini bisa menarik para wisatawan dari luar, untuk kedepannya kita akan menuju pembuatan musium Garam, kami akan minta petunjuk kepada musium di Surabaya bagaimana strategi untuk membuat musium tersebut dari sisi sejarahnya tentang keberadaan Garam dari awal sampai saat ini yang bisa kita musiumkan.” Tutupnya.
Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Akhirnya dengan ucapan Alhamdulillah… Festival Garam Sumenep 2019 secara resmi telah di tutup.(erfandi)

