PRN MOJOKERTO – Prima Marini (25) adalah Peserta JKN KIS dan seorang anak dari Orangtua yang bekerja sebagai PNS. Tapi pada saat umur 23 tahun, kepesertaan JKN-KIS Prima berubah nonaktif karena tidak masuk dalam tunjangan orang tuanya. Pada bulan Desember 2017, Prima berkeinginan melanjutkan keaktifan JKN-KIS melalui kepersertaan PBPU Kelas 1. Selain memproteksi dirinya dari sakit, Prima juga ingin membantu peserta lain untuk berobat.
“Saya melanjutkan kepersertaan JKN-KIS saya karena ingin memproteksi diri saya, selain itu karena BPJS Kesehatan mempunyai landasan gotong royong, saya ingin gotong royong dalam hal kesehatan melalui program JKN-KIS,” ucap Prima saat dikunjungi di rumahnya (25/9)
Prima juga melakukan pembayaran secara rutin, karena Prima tahu, sakit bisa datang kapan saja dan dimana saja. Keaktifan peserta JKN-KIS sangat penting bagi Prima, Prima menyadari bahwa keaktifan kartu peserta tergantung pada kepatuhan peserta membayar iuran.
“Alhamdulillah saat ini saya belum pernah telat membayar BPJS Kesehatan, karena jika kita telat maka kartu kita non aktif, kita tidak tidak tahun kapan musibah datang, saya berusaha agar JKN-KIS saya selalu aktif. Keaktifan peserta JKN-KIS bisa membantu ketika kita hendak menggunakan pelayanan JKN-KIS,” tambah Prima .
Kemudahan dan kemajuan teknologi dari BPJS Kesehatan dalam hal aplikasi Mobile JKN, membuat Prima semakin nyaman dalam memperoleh pelayanan JKN-KIS. Menurut Prima, sangat mudah mengakses fitur-fitur di dalam Mobile JKN. Prima tidak perlu datang dan antri di kantor BPJS Kesehatan. Prima bisa merubah dimanapun yang diinginkan. Selain itu, Prima tidak perlu cetak kartu fisiknya, hanya perlu menggunakan KIS digital untuk memperoleh pelayanan BPJS Kesehatan.
“Saya mengapresiasi terobosan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan pelayanan peserta dalam hal merubah faskes, kita tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk merubah faskes tingkat pertama. Kita bisa merubahnya melalui Mobile JKN tidak perlu antri di kantor, selain itu didalam aplikasi Mobile JKN juga ada fitur KIS Digital yang bisa kita gunakan untuk memperoleh pelayanan BPJS Kesehatan. Yaabuat jaga-jaga aja apabila kartu kita ketinggalan dirumah atau hilang. Kita bisa pakai KIS digital,” ungkap Prima.
Prima berharap program JKN-KIS terus berlanjut sehingga bisa membantu orang-orang saat berobat.
“Saya berharap program ini terus berlanjut, sangat membantu bagi orang-orang yang membutuhkan. Saya juga turut mengingatkan saudara-saudara saya untuk menjaga keaktifan JKN-KIS.” tutup Prima.
Narasumber : Prima Marini (25)

