Ngawi, Dinas PUPR Inovasi proyek perubahan yang mampu menghemat anggaran biaya tagihan listrik PJU dengan signifikan Per-bulan
PRN Ngawi: Dinas PUPR dengan berbagai bidang pembangunan dan pengelolaan tata ruang kabupaten Ngawi, berinovasi pada penerangan jalan umum di Ngawi dengan penggunaan meteran listrik dan lampu LED hemat energi yang mulai direalisasikan.
Hal tersebut disambut antusias oleh Pemerintah Daerah. Pasalnya, inovasi yang sekarang berjalan dengan sampling 33 titik di sepanjang Jalan. Pb. Sudirman mampu menghemat angaran tagihan listrik PJU yang dulunya perbulan mencapai sekitar Kurang lebih Rp. 2.400.000 per-bulan bisa signifikan turun diangka Rp. 880.000 Per-bulan. Senin, (11/11)
Inovasi tersebut diberi nama Proyek Perubahan Instansional Bidang Penerangan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Ngawi “Optimalisasi kinerja penerangan jalan umum (PJU) melalui penerapan LED Smart System, yaitu penggunaan lampu konvensional sebagai penerang jalan diganti dengan lampu LED hemat energi.
Seperti ungkap kabid PJU Dinas PUPR Widya Decky Hariyono Pada PRN ” Ngawi harus lebih baik dalam pengelolaan system penerangan jalan. Adanya inovasi LED Smart System yang saya ajukan.
Harapannya pemerintah mendukung, dan terus berlanjut menuju kota Ngawi ramah yang terang dan hemat.
Menurut dia, inovasi ini sudah mengikuti perkembangan Era yaitu bersystem android.
Penerangan Lampu jalan bisa diatur melalui android hingga mana ketika sudah larut dan penguna jalan sudah tidak terlalu ramai, maka nyala terang lampu bisa diatur sesui kebutuhan melalui android yang sudah diatur.
Diungkapkan Sekretaris Dinas PUPR Ngawi, Hari Handoko, SP, M.Si, saat ditemui PRN di ruang kerjanya beberapa waktu lalu mengungkapkan, banyaknya program-program PUPR dalam pengelolaan di bidang pembangunan dan tata ruang, inovasi PJU yang di ajukan Kabid PJU tentu harus kita dukung mengingat keuntungan yang diperoleh kedepan yaitu penghematan biaya anggaran tagihan listrik PJU yang signifikan menurun. ”
Inovasi ini merupkan trobosan yang tentunya Ngawi kota kecil dibanding kata sekeliling telah menerapkan invasi ini, untuk yang terdepan. Sebab Jakarta, Subaya adalah kota besar yang terlebih dahulu telah menggunakan inovasi ini. (wx)

