By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Hidupkan Budaya Lokal, Warga Dlanggu Kirim Doa di Makam Mbah Taslim
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Hidupkan Budaya Lokal, Warga Dlanggu Kirim Doa di Makam Mbah Taslim
HIBURAN, SENI & BUDAYA

Hidupkan Budaya Lokal, Warga Dlanggu Kirim Doa di Makam Mbah Taslim

Redaksi
Last updated: 24 Januari 2020 11:10 am
Redaksi
Published: 24 Januari 2020
Share
SHARE

PRN MOJOKERTO – Indonesia terkenal dengan kultur budaya dan sejarah yang sudah diakui dunia, dari Majapahit, Troloyo (Syeh Jumadil Kubro) dan lainnya, namun masyarakat lokal juga tidak meninggalkan sejarah terbentuknya wilayah seperti halnya Dlanggu.

Dlanggu, tepatnya desa Sroyo sudah terkenal seantero jagat terdapat makam bersejarah yaitu “Makam Mbah Taslim”

Hari ini Jumat Wage masyarakat desa Sroyo dikawal oleh kepala dusun dan Kaur Kesra memimpin doa (Tahlil) bersama untuk mendoakan Mbah Taslim di halaman makam.

Kilas balik sejarah Mbah Taslim adalah seorang wali dan merupakan murid atau jama’ah dari Pangeran Diponegoro yang berasal dari Mataram. Mbah Taslim seorang murid Pangeran Diponegoro yang tidak menikah dan tidak mempunyai anak. Beliau dijuluki sebagai Ma’rifat, yaitu orang yang sakti dan keturunan wali. Pada tahun 1825 Mbah Taslim bersama muridnya yang bernama Mbah Abdullah Husen, Mbah Tayib mereka hijrah ke saerah Sasap Mojokerto.

Sekitar Tahun 1827 Mbah taslim meninggalkan murid-muridnya di sasap, beliau menyuruh murid-muridnya untuk menetap di Sasap Mojokerto. Sedangkan Mbah Taslim meneruskan perjalanannya ke Brangkal dan berakhir sampai di dusun Sroyo Desa Dlanggu Mojokerto. Dan saat itu ada Sayembara “Sapa sing iso mbabat alas wono sroyo wiwitan lor nganti kidul”. Kemudian Mbah Taslim mulai babat alas daerah wono sroyo, sewaktu melakukan babat alas tinggal sedikit, Mbah Taslim mengalami kesulitan yaitu di bagian barat daerah sroyo selalu muncul sinar atau cahaya (yang sekarangjadi tempat makamnya Mbah Taslim).Kemudian Mbah Taslim memberi nama Dusun Wono Sroyo dan sekarang berubah menjadi Dusun Sroyo. Di Dusun Sroyo Desa Dlanggu itulah Mbah Taslim menyebarkan agama islam sampai beliau wafat dan dimakamkan di Dusun Sroyo Desa Dlanggu Mojokerto. Sampai sekarang makam Mbah Taslim masih banyak yang mengunjungi dari berbagai kalangan,dan tempatnya pun masih dirawat dengan baik oleh warga Sroyo Dlanggu (dikutip dari disparpora.mojokertokab.co.id). (sh07/Taufik).

You Might Also Like

Satgas TMMD Ke-102 Mojokerto Tuntaskan 18 Unit Jamban Sehat
Wisata Sumber Umis Kota Madiun Dibangun Menara Eiffel
Bebaskan Desa Awang-Awang dari Prostitusi, Pemkab Mojokerto Gelar Rakor
Gempar Temuan Mayat Lelaki di Pinggir Jalan Bypass, ini Faktanya
Kegiatan Penyerahan Bantuan Dan Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Oleh Bupati Mojokerto
TAGGED:MojokertoUnggah Budaya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
KPPU Dorong Mahasiswa Pahami Persaingan Usaha untuk Bangun Ekonomi Berdaya Saing
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?