close
KABAR JATIM

PEMKAB SUMENEP MELALUI DPMD MENGGELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN BPD.

PRN SUMENEP – Pemerintah kabupaten Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), menggelar sosialisasi pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang digelar di Hotel Utami Sumenep, Ujung Timur Pulau Garam Madura selama 3 hari, mulai hari Selasa 11 s/d 13/02/2020.

Tujuan kegiatan tersebut memberikan sosialisasi untuk pembentukan BPD di 328 desa yang ada di kabupaten Sumenep, guna untuk menetapkan peraturan yang ada di desa bersama kepala desa untuk menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Kegiatan sosialisasi pembentukan BPD dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep (A. Busyro Karim), Kepala Inspektorat Sumenep (Titik Suryati), Kepala (DPMD) Kabupaten Sumenep (Moh Ramli ), Pimpinan OPD, Camat se-kabupaten Sumenep, dan segenap Kepala Desa se-kabupaten Sumenep.

Dalam sambutan Bupati Sumenep, A. Busyro Karim menyampaikan bahwa, Kepala Desa harus memberikan ruang kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam membangun desanya. “Masyarakat harus ikut berpartisipasi dan andil dalam pembangun desa, dengan melalui BPD,” Ucap nya.

Menurutnya dengan adanya BPD, sebuah desa akan semakin baik dan semakin kondusif, di dalam Undang undang Desa nomor 06 tahun 2014, sistem desa akan berjalan apabila ruang partisipasi masyarakat dibuka sangat luas. “Sehingga, program yang dibangun di desa itu aspiratif dan bisa memberikan warna,” Imbuhnya.

Selain itu Moh. Ramli (Kepala DPMD Sumenep) menjelaskan dalam sambutannya, bahwa dalam Pembentukan BPD itu yang diikuti oleh 328 Desa. diharapkan mampu memberikan pengetahuan, regulasi dan tata cara pengisian dan pembentukan BPD akan di buat 3 tahap.
“Peserta sosialisasinya kita bagi dalam 3 angkatan, angkatan pertama 110 desa, kedua 110 desa, di segmen ke 3 terdiri dari 108 desa,” Tutur Moh. Ramli.

Keberadaan BPD harus ditentukan dengan penuh kehati-hatian Sebab, keberadaanya sangat sebagai penyambung aspirasi masyarakat, Sehingga aspirasi masyarakat tersebut bisa dimasukkan dalam program APBDes.

“BPD nantinya bisa menjadi wakil perdusun, dan pembentukannya dilakukan oleh panitia lewat Musyawarah Desa (Musdes) yang dibentuk oleh Kepala Desa,” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Ramli berharap dalam pembentukan BPD sudah bisa dilakukan bulan ini, atau bisa akhir bulan depan. karena BPD bagian dari pemerintahan desa. (Erfandi)

Tags : Badan Permusyawaratan DesaSumenep

Leave a Response

*