PRN Tulungagung – Tercatat 16 warga negara asing (WNA) yang berada di salah satu rumah di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru sempat membuat geger warga setempat. Dan para WNA kini menjalani pemeriksaan kesehatan dengan cara termoscan oleh Dinas Kesehatan Tulungagung, pada Selasa (03/03/2020) malam.
Dimana 16 WNA itu berasal dari Negara yang terpapar virus korona. Diantaranya 14 warga asli Quangzu China, 1 warga Singapore dan 1 Warga Malaysia. Dari hasil pemeriksaan sementara belum diketemukan adanya tanda maupun gejala menyerupai penyakit yang sama dengan ciri ciri virus corona, dan seluruh warga asing saat ini masih dalam pantauan selama 14 hari kedepan.
“Sudah kita lakukan pemeriksaan, dan 2 diantara mereka sudah ada yang menunjukan surat kesehatan dari bandara pemeriksa, sementara yang 14 orang tidak bisa menunjukan surat,” kata Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Tulungagung, Satrio Wibowo.
Satrio menuturkan rata-rata mereka (WNA) dalam suhu 35-36 derajat yang masih dalam tahap aman. Tetapi jika nantinya ada yang merasa sakit dengan kondisi demam yang berkelanjutan dengan tenggorokan yang sakit maka harus segera berobat ke RSUD dr Iskak Tulungagung yang kebetulan dekat dengan rumah yang dihuni mereka.
Baca Juga Presiden Jokowi: Pemerintah Berupaya Maksimal Cegah Meluasnya Wabah Corona
Selain memeriksa kesehatan, juga dilakukan pemeriksaan dokumen ke imigrasian yang dilakukan oleh Tim Pengawasan orang asing(timpora)
Kasubsi Itelejen Imigrasi kelas II non TPI Kabupaten Blitae Priyo Eri mengatakan bahwa pihak nya melakukan pemeriksaan kelengkapan data sementara untuk memeriksa kesehatan .maka harus melibatkan dinas kesehatan
Untuk masalah kelengkapan data sampai detik ini sudah dilaporkan jika semuanya berpaspor bisnis. Dari 16 orang asing tersebut dengan rincian bahwa 14 orang dari cina turun di bandara Soekarno Hatta sedangkan 2 orang dari singapore dam Malaysia turun di bandara juanda
Umtuk mencocokam data maka data pihak penaggung jawab untuk membawa data sdluguh WNA ke kantor.sedangkan cari pengakuan mereka rencananya mereka memang pekerja di salah satu PT yang ada ada di Tulungagung
kita masih dalami untuk kelengkapan dokumen dari seluruh WNA yang ada Tinggal besok apakah cocok atau tidak kelengkapan data itu masih kita periksa besok katanya
Sementara itu Camat Kedungwaru Kabupaten Tulungagung Hari Prasetyo mengatakan bahwa sebenarnya warga asing datang sudah sejak dua minggu lalu kebetulan timpora yang sudah ditentukan oleh Pemkab Tulungagung maka dengan cepat dan Sigap seluruh pihak yang terkait hadir segera melakukan pemeriksaan
Mengingat pesan Bapak Presiden Jokowi beri dukungan dan hormati h pribadi pasien penderita korona begitu mendapat laporan dari pihak desa makanya pihaknya langsung melakukan tindakan “katanya .bersambung .(C.M.Dhewanti)

