PRN KEDIRI – Suatu komunitas wartawan yang bergabung pada Aliansi Jurnalis Kediri Raya melakukan aktivitas bakti sosial yang bertujuan untuk saling berbagi dan saling membantu satu sama lain, kegiatan ini diberinama jumat berbagi. 13/03/2020
Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa rusunawa yang ada disekitar kota Kediri hal ini adalah sebagian langkah kecil dari para anggota Aliansi Jurnalis Kediri raya dalam membantu meringankan beban kaum duafa yang ada di kota kediri.
Dengan kondisi kaum duafa yang berada di wilayah kota kediri pasti sangat memerlukan bantuan dari orang lain yang tulus ikhlas dalam membantu sesama. Semua anggota jurnalis kota kediri turut prihatin dan merasakan kondisi kaum duafa yang sangat membutuhkan uluran tangan orang lain.

Sumber dana dalam kegiatan bakti sosial ini berawal dari iuran sukarela seluruh anggota aliansi jurnalis Kediri Raya, para anggota menyisihkan sedikit rezeki yang mereka dapat dari pekerjaan mereka sebagai jurnalis tanpa ada unsur paksaan atau pengaruh dari beberapa pihak untuk kegiatan jumat berbagi.
Didalam kegiatan ini mereka membagian 50 bungkus sembako gratis kepada 50 warga di rusunawa kelurahan Dandangan.
“Pada hari ini kami membagikan sebanyak 50 paket sembako untuk 50 orang warga di Rumah Susun Rusunawa Kelurahan Dandangan,” ungkap salah satu anggota aliansi jurnalis kediri raya kepada sesama rekan-rekan media, Jumat (13/3/20)
Dalam kegiatan jumat berbagi ini turut dihadiri oleh Kepala kantor kecamatan kota kediri Hari Purnomo. Beliau juga mengatakan, ” bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kemuliaan hati dari para anggota, yaitu dengan memuliakan para kaum duafa dan yatim, dan bentuk kegiatan ini merupakan kegiatan sangat positif dan perlu mendapat dukungan dari beberapa pihak,” katanya.
Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat posif dan patut di berikan apresiasi, karena kegiatan ini dapat dijadikan panutan dan contoh yang baik dalam meringankan beban kaum duafa.
Kegiatan ini diharapkan terus berkesinambungan antara warga kota kediri dan teman teman jurnalis kota kediri serta pemerintah setempat. Agar tercipta hubungan yang positif dan informasi yang benar di masyarakat. (B.soesilo/C.M Dhewanty). editor asa

