PRN PACITAN — Pemkab Pacitan diharapakan segera membentuk gugus tugas percepatan penanganan coronavirus, disease 2019 (covid-19). Hal tersebut merujuk Keputusan Presiden RI nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (covid-19).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pacitan, Rachmad Dwiyanto, mengatakan, saat ini di Pacitan sudah ada pasien dalam pengawasan (PDP) dan tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Iskak Tulungagung yang dirujuk dari RSUD dr Darsono Pacitan.
Berangkat dari kasus tersebut, tentu langkah-langkah taktis harus segera dilakukan sebagaimana Keppres 7 Tahun 2020.
“Saat ini memang tengah dirumuskan pembentukan gugus tugas penanganan COVID-19,” ujarnya
Menurut Rachmad, pemkab akan memedomani Keppres 7/20 khususnya Pasal 11, Ayat 1 dan 2.
Diantaranya ditegaskan, gubernur dan bupati atau wali kota, membentuk gugus tugas percepatan penanganan covid-19 daerah berdasarkan pertimbangan dan rekomendasi Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
“Ayat 2 menegaskan, penanganan covid-19 di daerah dilakukan dengan memperhatikan arahan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,”
Pemerintah Kabupaten (Pemkab Pacitan) masih menunggu hasil diagnosa pasti dari rumah sakit dr Iskak Tulungagung terkait pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kecamatan Pringkuku.
Atas hal itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putro mengatakan, saat ini ia belum bisa memberikan keterangan apapun terkait langkah penanganan covid-19.
Ditanya soal wacana pemberian insentif khusus bagi para medis yang menangani pasien coronavirus, Heru juga belum bisa menjawab hal tersebut.
“akan kita koordinasikan dengan satuan kerja terkait. Begitupun soal pertanyaan wartawan perihal pemberian insentif khusus bagi para medis yang menangani pasien coronavirus, masih akan kita bahas lebih lanjut. Terutama sumber pendanaannya,”
Sebagai salah satu langkah awal, pihaknya akan melakukan kerja bakti serentak di Masjid Agung Darul Falah dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Darsono.
“Langkah awal, besok akan kita laksanakan kerja bakti serentak. Yaitu di Masjid Agung Darul Fallah serta rumah sakit. Menurut rencana didua lokasi itu akan kita bersihkan dengan semprotan desinfektan. Hari ini masih kita koordinasikan dengan pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan,” jelasnya.
Heru juga belum bisa memastikan, apakah Ahad besok kegiatan car free day (CFD) akan disetop ataukah tidak. “Kami masih akan koordinasikan dengan OPD terkait, juga pihak kepolisian,”pungkasnya.(E.setyo) ini

