PRN SUMENEP | Kabupaten Sumenep yang kita banggakan mulai kemarin Jumat 24/04/2020, sudah ada 4 orang yang positif Corona, 4 orang tersebut dari Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) kabupaten Sumenep yang ikut pelatihan di Surabaya, Karena itu A. Busyro Karim Bupati Sumenep mengharapkan semua masyarakat Sumenep tetap tenang. Minggu 26/04/2020.
Dari itu A. Busryo Karim menghibau kepada semua masyarakat dalam situasi Sumenep zona merah, masyarakat Sumenep harus tetap tenang, tetapi harus tetap berupaya dan berdoa semoga kita semua dibebaskan dari Covid-19 ini.
Kedua masyarakat harus menjaga kesehatan pribadinya dan keluarga semua (anak dan istri), jaga kebersihan lingkungan yang sehat dengan cara selalu menggunakan masker, sering melakukan cuci tangan, hindari kerumunan dan juga jarak.
Karena ini bulan Ramadhan dan dalam situasi Sumenep sudah zona merah seperti sekarang ini, A. Busryo Karim menghimbau kepada semua masyarakat Sumenep agar bisa melaksanakan shalat tarawih dirumah masing-masing saja bersama keluarga.
“Dalam situasi seperti Ramadhan sekarang ini, saya menghimbau kepada Bapak dan Ibu, kalau tarawih di rumah saja bersama suami dan istri, karena di luar ini bisa saja ada virus Corona yang bisa menyebar. Karena itu kita ingin melakukan memotong mata rantai penularan Covid-19”. Himbau A. Busryo Karim.
Masih dalam himbauan A. Busryo Karim, kalau misalnya ada masyarakat yang terpaksa harus shalat tarawih di tempat-tempat umum seperti di Masjid, harus tetap menggunakan masker, jaga jarak dan masyarakat tidak usah panik.
Selain itu A. Busyro Karim menghibau kepada masyarakat kalau mau ke pasar, soalnya sekarang masyarakat bisa beli online. Sekarang pasar Anom Sumenep sudah kerja online dan siap melayani pesanan masyarakat, sehingga masyarakat Sumenep tidak harus lagi berbondong-bondong ke Pasar Anom untuk kebutuhan sehari-hari.
A. Busyro Karim Bupati Sumenep mengharap semuanya menjaga Sumenep harus tetap tenang dan masyarakat Sumenep jangan sampai pergi ke tempat-tempat yang jauh, kita semua bekerja sama dengan Pemerintah untuk melawan Covid-19.
(Deddy/Erf)

