close
POLITIK

Napak Tilas Relawan Wong Cilik Bersatu Bersama Senadi Harjo

PRN SIDOARJO | Napak Tilas Kerajaan Jenggala dan Mojopahit tentunya menjadi momen yang seru, karena tempat tersebut sangat menarik untuk ditelusuri dan dikenang bagaimana perjalanan para Raja-raja pada zaman dahulu mencari jati dirinya ( 28-29/07).

Relawan Wong Cilik Bersatu yang berjumlah 15 Orang Bersama  Senadi Harjo yang sekaligus menjadi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menelusuri Sejarah Peninggalan Jenggala dan Mojopahit mulai dari Candi Candipari, Candi Sumur, Candi Pamotan, Candi Lemah Duwur, Candi Wangkal, Candi Medalem, Situs Candi Alas Trik Mojopahit Wiwitan, Candi watu tulis, Candi Dermo dan terakhir, Candi Tawangalun di Desa Buncitan Sedati Sidoarjo.

Perjalanan Napak Tilas Relawan Wong Cilik Bersatu didampingi Tokoh Kebudayaan Sidoarjo yang sangat kondang di Partai PDI Perjuangan pada era tahun 99 yang pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Sidoarjo Waris Sentosa dari Kecamatan Candi.

Dalam hal itu Relawan Wong Cilik Bersatu disamping menelusuri perjalanan Sejarah Peninggalan Kerajaan Jenggala dan Mojopahit disekitar Candi-candi juga masih tetap semangat peduli Covid-19, membagikan Masker untuk mencegah penyebaran dan antisipasi Corona Virus kepada warga masyarakat, biarpun kondisi New Normal untuk wilayah Sidoarjo khususnya wilayah Candi-candi yang dihadiri,

Warga masyarakat sangat Antusias dengan kehadiran Relawan Wong Cilik Bersatu Bersama pengurus PDI Perjuangan Senadi Harjo yang membagikan Masker langsung kepada Warga Masyarakat disekitar Candi-candi.

Pada kesempatan itu  Senadi Harjo Anggota DPC PDI Perjuangan yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengatakan,” Setelah kami menjalani Napak Tilas peninggalan para leluhur setelah itu kami merenungi atas apa yang dilakukan oleh para leluhur yang menjadi pemimpin di kerajaan jenggolo maupun mojopahit bahkan singosari yang saat itu berkuasa menumbuhkan spirit bagi kami untuk bekerja secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat bilamana nanti untuk kebanggaan masyarakat bilamana nanti rakyat berkehendak dan memberi amanah kepada kami, hasil kerja nyata terlihat suatu karya besar, karya-karya besar dari para leluhur adalah contoh yang harus kita suri tauladani didalam segala hal pembangunan, guna menunjukan suatu tingkat peradaban yang lebih baik, saat ini oleh karena itu kami sebagai generasi penerus, seyogyanya nanti Rakyat memberi amanah secara penuh maka kami akan bekerja untuk berkarya besar dalam upaya mensejahterakan rakyat baik di bidang pembangunan maupun dalam bidang pelayanan di masyarakat bagaimana masyarakat bisa sejahtera secara maksimal gemah ripah loh jinawi itu tercipta sebagai tujuan perjuangan para leluhur terdahulu itu yang bisa kami sampaikan mohon maaf,” pungkasnya.(tim)

Tags : Napak Tilas BudayaSidoarjo

Leave a Response

*