PRN NGANJUK | Bertampat di Balai Desa Dlururejo, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, Pemerintah Desa kembali adakan Musyawarah Desa untuk Rencana Kerja Pemerintah Desa Dlururejo (RKPDes) tahun 2021 acara dilaksanakan pada hari Jumat (28 agustus 2020).
Dalam acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa, beberapa unsur dari Masyarakat Desa Blururejo seperti Tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda, Wanita, Petani, Para RT dan RW, BPD Desa Dlururejo, LPMD, MUI, Linmas, Kader PKK dan sebagainya. Selain itu dalam acara ini dihadiri pula oleh Camat Jatikalen, Pendamping Desa, dan lainnya.

Camat Jatikalen menyampaikan dalam sambutannya, untuk mempersiapkan program pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 di Desa Dlururejo perlu dilaksanakanlah musyawarah desa terkait penyusunan RKP Desa.
“Bahwa dalam rangka proses penyusunan dokumen rencana pembangunan desa, perlu adanya koordinasi antara instansi pemerintah dan partisipasi masyarakat seluruh pelaku pembangunan, melalui suatu forum yang disebut Musyawarah Desa” Ujar Camat Jatikalen.
Hasil kesepakatan dalam Musyawarah Desa dituangkan dalam Berita Acara Musdes, dilampiri dengan catatan, laporan singkat Musdes, undangan dan daftar hadir. Berita Acara Musdes ditandatangani oleh Ketua BPD, Kepala Desa dan wakil masyarakat dengan harapan semoga pembangunan Desa Dlururejo bisa meningkatkan kesejahteraan warga Desanya.
Masih ditempat yang sama, Ismawati selaku Kepala Desa Dlururejo menurutkan bahwa Musdes ini adalah kelanjutan dari kegiatan musdes tingkat dusun yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh para kepala dusun. “Mungkin di tahun kemaren belum ada yang diusulkan atau direalisasi boleh diusulkan kembali pada saat musrenbangdes pada kali ini,” katanya.
Diketahui, dalam musdes kali ini warga mengusulkan terkait pembangunan sekolah PAUD/TK dan petani berharap agar pemdes membantu memberikan solusi terkait memberantas hama ulat.
“Selain itu para petani juga ingin diperhatikan terkait hama tikus, karena berkurangnya populasi ular didesanya. Itu disebabkan banyak pencari ular yang datang dari luar untuk menangkapnya,” Jelas Ismawati. (Tobing/Farida)

