PRN SUMENEP | Dihari ulang tahun Moh. Fandari SH yang ke-46 tahun, Team 16 Sumenep bersama Team Jokotole Polres Sumenep memiliki rasa solidaritas tinggi untuk peduli kepada masyarakat Sumenep, dengan rasa sosial Team 16 membagi bagikan masker dan nasi kotak kepada masyarakat Sumenep, khususnya bagi Tukang becak dan pengendara motor yang tidak memakai masker saat melintas di area jalan raya depan Masjid Jamik Agung Sumenep. Kamis 27/08/2020.
Kegiatan tersebut yang dilakukan Team 16 Sumenep bersama dengan Team Jokotole Polres Sumenep bukan semata mencari sensasi, tapi bukti nyata bahwa Team 16 Sumenep bersama Team Jokotole Polres Sumenep memiliki kepedulian tinggi pada masyarakat Sumenep agar memakai masker guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Dalam kesempatan itu Moh. Fandari SH, selaku Ketua Umum Team 16 Sumenep menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk saling membagi dan peduli kepada masyarakat Sumenep dalam melakukan aktivitas luar rumah di situasi Covid-19 ini.
“Dalam perayaan HUT ku yang ke-46 tahun ini, saya mengajak seluruh anggota Team 16 guna untuk saling membagi kepada orang lain yang membutuhkan, meskipun hanya sekedar bagi bagi masker dan nasi kotak, yang terpenting niat perbuatan baik kita karena Allah dan memberikan manfaat bagi orang lain terhadap penggunaan masker” Ucap Moh. Fandari pada awak media.
Moh. Fandari berharap dengan kegiatan positif sosial kepada masyarakat ini bisa memberikan contoh bagi adik adik generasi penerusnya, khususnya bagi anggota Team 16 Sumenep agar bisa melakukan perbuatan-perbuatan yang bisa bermanfaat bagi orang lain.
Dikesempatan yang sama Miftahol Rahman SH, selaku komandan Team Jokotole Polres Sumenep menyampaikan bahwa pihak Polri akan selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sumenep.
“Kami team Jokotole Polres Sumenep siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sumenep, sesuai misi Polri memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, serta meningkatkan kesadaran hukum dan berbangsa dari masyarakat yang ber-bhinneka Tunggal Ika”. Tegas Miftahol Rahman. Saat dimintai komentarnya. (Deddy/Erf)

