close
KABAR JATIM

Resmi Berbadan Hukum, KJJT Tetapkan Hari Lahir 16 September

PRN SURABAYA  | Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) akhirnya resmi berbadan hukum usai menerima SK Menkumham tentang Pengesahan Perkumpulan KJJT Nomer AHU.000.7719.AH.01.07 tanggal 16 September 2020. SK tersebut sesuai pengajuan Notaris atas Eva Fitri Sagitarina pada 12 Agustus 2020.

Dengan legalitas itu, para Dewan Pengawas dan Pengurus KJJT menetapkan 16 September sebagai Hari Lahir organisasi yang mengedepankan edukasi dan advokasi jurnalis tersebut. Hasil diskusi pengawas dan pengurus juga menghasilkan kesepakatan lain yakni menggelar syukuran potong tumpeng pada hari Kamis, (22/9/2020) di Square Hotel Surabaya.

Acara potong tumpeng yang digelar dengan menjalankan protokol  kesehatan Covid-19 itu dihadiri sekitar 80 jurnalis. Pendiri sekaligus Dewan Pengawas KJJT, Abdul Muiz menyatakan,  KJJT sudah berhak melakukan kegiatan apapun asal tidak melanggar Undang-undang dan Perpu No 2 tahun 2017 tentang Sanksi dan Pencabuatan Izin.

“Pemerintah menjamin kemerdekaan berserikat berkumpul, dan beradab sebagai warga yang taat Undang-undang. Maka KJJT terikat pada hukum normatif NKRI, khususnya tidak berseberangan idiologi dan hukum negara di Indonesia,” ungkap pria yang pernah menjadi  pengawas produser JTV dan Redaktur Jawa Pos ini.

Dengan hal ini, lanjut dia, pemerintah tidak hanya memiliki kewajiban untuk membina melainkan juga wajib memfasilitasi laporan masyarakat terkait penyimpangan organisasi KJJT. “Legalitas ini penting karena dunia wartawan atau jurnalis tidaklah sedikit tantangannya,melainkan begitu besar dan kompleks,” tegasnya.

Ketua KJJT, Slamet Maulana yang akrab disapa Ade juga mengucapkan syukur atas terbitnya legalitas KJJT sesuai SK Menkumham. “Tasyukuran ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kami mengambil tema berjuang, berilmu, beramal, menuju khittah jurnalis demi terwujudnya kebebasan pers keadilan,” katanya.

Pria yang juga pimpinan media Berita Rakyat itu juga menjelaskan fokus program KJJT. “KJJT ini akan fokus ke kegiatan pendidikan jurnalitik dengan sinau bareng menggunakan metode kelas terbatas sesuai protokol kesehatan. Harapannya, kapasitas SDM anggota menjadi lebih baik dan bisa segera tersertifikasi secara kapabel oleh Dewan Pers,” tururnya.

“Jika semua anggota sudah kapabel dan mahir, maka anggota KJJT akan memulai senergi kerjasama vokasi dengan beberapa stakeholder. Termasuk senergi bidang usaha dan bidang sosial lainnya,” pungkasnya.(***red)

Tags : SurabayaTetapkan Hari Lahir

Leave a Response