close
KABAR JATIM

RAPAT PARIPURNA PENYAMPAIAN NOTA KEUANGAN WALIKOTA MADIUN ATAS RAPERDA TENTANG APBD TAHUN ANGGARAN 2021

PRN MADIUN | Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Walikota Madiun Atas Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2021 di Gedung Paripurna DPRD Kota Madiun,Jumat 16/10/2020 dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra dan dihadiri oleh Walikota Madiun, Wakil Walikota, Forkopimda, Pejabat OPD Kota Madiun, dan anggota DPRD Kota Madiun.

Covid-19 masih menjadi perhatian Pemerintah Kota Madiun tahun depan program prioritas pada APBD Tahun ,2021 juga mengarah pada penanganan Covid-19 dan pemulihan dari dampak yang ditimbulkan,selain itu sektor kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi salah satu program prioritas ke depan.

Walikota Madiun Maidi mengatakan penanganan Covid-19 tetap berjalan di sisi lain ekonomi juga terus ditingkatkan keduanya tidak dapat dipisahkan Walikota memahami masyarakat pasti ingin sehat namun ekonomi yang lemah juga berdampak pada masyarakat.Karenanya program program peningkatan kesehatan masyarakat dipastikan ada dalam kegiatan tahun depan di antaranya program bantuan bahan makanan,bantuan peningkatan imunitas, hingga bantuan alat kesehatan dan kebersihan.

Keduanya harus seimbang harus berjalan seiring Covid-19 kita tekan,ekonomi kita tingkatkan dampak Covid-19 memang luar biasa hingga meninggalkan banyak kekurangan apa yang kita kerjakan nanti untuk menutup kekurangan selama Covid-19.

Dalam Nota Keuangan tersebut pendapatan APBD 2021 diproyeksikan Rp.1,003 trilyun, pendapatan ini meningkat Rp.12 milyar atau 1,29 persen dibanding APBD tahun ini. Sedang belanja daerah diproyeksikan Rp.1,112 trilyun atau defisit sebesar Rp.109 milyar defisit tersebut akan ditutup dari sisa lebih pembiyaan anggaran (Silpa).

Karenanya pembangunan tempat tempat baru yang menarik akan berlanjut di Tahun 2021 pembangunan itu diharap menjadi lompatan perekonomian yang tengah melemah saat pendemi, ekonomi yang tersendat ini akan ditutup dengan lompatan ekonomi dari pembangunan sejumlah tempat unik lagi menarik. Kalau kita tidak punya gebrakan mana mungkin orang mau datang ke sini, nah datangnya orang ke Kota Madiun akan menjadi lompatan perekonomian di Kota Madiun ini, ungkap Walikota Maidi.

Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra menjelaskan dewan segera menindaklanjuti Nota Keuangan Walikota dengan melakukan rapat dengar pendapat antara komisi dengan mitra kerjanya, kita lakukan pembahasan melalui rapat dengar pendapat sebagian kita mulai di hari Minggu karena mitranya sangat banyak khususnya komisi 1 dan komisi 2 sampai hari Rabu nanti, lalu dilanjutkan sinkronisasi dengan badan anggaran, jelas Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya. (ADV/Toni)

Tags : MadiunNota Keuangan

Leave a Response