PRN NGAWI | Walau cukup ketat bersaing dengan tempat wisata yang lain, bermunculan di setiap Desa maupun Kecamatan ada, Museum Trinil tak gentar dalam menarik pengunjung untuk datang, Wisata Museum Trinil kini sudah berbenah menjadi lebih bagus, karena ditambah banyak sekali tempat bermain anak-anak, tempat selfie maupun aula yang megah untuk istirahat ataupun tempat pertemuan.
Bertempat di Desa Kawu Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi. Museum Trinil yang merupakan wisata pendidikan tetap masih punya daya tarik bagi pengunjung, karena lain daripada yang lain, mempunyai kepurbakalaan makluk hidup, juga mempunyai koleksi benda purbakala seperti, fosil binatang dan fosil Pithecantropus Elektus atau manusia kera. juga ada fosil tulang panggul gajah dan tulang pengupil gajah yang disimpan di etalase.

Suyanto Seketaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Ngawi saat ditemui awak media mengatakan, selama pandemi covid 19 Museum Trinil ditutup total, dan baru 01 agustus 2020 dibuka. Karena masih dalam suasana Pandemi covid 19 Kami tetap mentaati aturan protokoler Pemerintah.
Suyanto juga menambahkan, museum trinil sudah terkenal di Nasional maupun Internasional karena kepurbakalaanya. Pengunjung yang banyak para pelajar dan yang paling full pengunjung hari sabtu dan minggu bagi anak-anak TK maupun PAUD. tiket masukpun murah dan terjangkau. (Jatmiko)

