By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Ambilan Paksa Pasien Meninggal Covid di RSI Kalianget, Ini Penjelasan Kapolres Sumenep
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Ambilan Paksa Pasien Meninggal Covid di RSI Kalianget, Ini Penjelasan Kapolres Sumenep
Covid 19KABAR JATIM

Ambilan Paksa Pasien Meninggal Covid di RSI Kalianget, Ini Penjelasan Kapolres Sumenep

Redaksi
Last updated: 27 Januari 2021 7:13 am
Redaksi
Published: 27 Januari 2021
Share
SHARE

PRN SUMENEP | Kapolres Sumenep, AKBP Darman memberi penjelasan terkait insiden penjemputan/pengambilan paksa oleh pihak keluarga bersama sejumlah warga Nambakor Timur, Saronggi, Kabupaten Sumenep, terhadap pasien meninggal dunia terpapar Covid di Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget. Senin 26/01/2021.

AKBP Darman menjelaskan kepada media di ruang kerjanya, bahwa pasien tersebut dirawat di RSI Kalianget, tanggal 11/01 dilakukan rapid test dengan hasil reaktif, dan tanggal 13/01 dilakukan swab test positif Covid, tanggal 24/01/2021 pasien meninggal dunia di RSI, dan sebelumnya pasien memiliki riwayat diabetes.

“Dari semua kejadian tersebut, pihak keluarga tidak yakin dan percaya bahwa pasien meninggal akibat Covid, sehingga pihak keluarga bersama sejumlah warga mengambil paksa pasien tersebut, sedangkan hasil swab menunjukkan pasien positif Covid dan sudah ditunjukkan pada pihak keluarga jauh hari sebelumnya,” Ucap Kapolres Sumenep.

Lanjut, adanya kejadian tersebut, pihak Kepolisian sudah memberikan pengamanan dan pihak RSI Dr. Andre sudah melakukan penjelasan kepada keluarga pasien, bahwa pasien tersebut meninggal dunia terpapar Covid, tapi karena rendahnya pengertian masyarakat terhadap Covid dan jumlah masyarakat semakin bertambah banyak, karena petugas kepolisian tidak imbang dengan jumlah masyarakat yang datang ke RSI, pasien tersebut bisa diambil paksa dari RSI.

Dari semua kejadian tersebut, Polres Sumenep sudah melakukan langkah-langkah hukum dan sudah memanggil beberapa saksi untuk dilakukan pemeriksaan, agar bisa mengetahui siapa yang sebenarnya aktor dari pengambilan paksa pasien yang terpapar Covid tersebut.

“Hal itu kita lakukan agar tidak terulang lagi dan sebagai pembelajaran kepada masyarakat yang lain, bahwa bahayanya penularan Covid akan merugikan keselamatan orang lain,” tegas Kapolres.

AKBP Darma membeberkan bahwa Pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Sumenep sudah mencapai sekitar 1.605 orang, dan yang meninggal dunia Covid sekitar 160 orang, penyebaran Covid terbanyak di Madura adalah Kabupaten Sumenep.

Untuk itu, kepedulian dalam memberantas penularan Covid bukan hanya petugas Gugus aja, tetapi tugas bersama seperti peran serta dari berbagai elemen masyarakat, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh pemuda, serta pihak media untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan, bahwa Covid-19 ini memang nyata ada.

“Kendala kita adalah masyarakat awam yang tidak percaya adanya Covid tersebut, karena banyak masyarakat terpengaruh dengan adanya berita-berita bohong, maka dari itu kita butuh peran serta media untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui pemberitaan bahwa Covid-19 itu ada dan sudah mendunia,” pinta Kapolres kepada sejumlah wartawan.

Kapolres Sumenep berharap kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, gunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak, karena hal itu yang bisa menghindari kita dari Covid.

(Deddy/Erf)

You Might Also Like

Pimpin Apel Pagi, Komandan SSK TMMD Bagi Tugas Akhir
Berkah Ramadhan, Komunitas Pemuda inspiratif Bagi-Bagi Takjil di Jalan Raya Tembelang
Iptu Bambang Surono, Pensiunan Polisi Sidoarjo Dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara
Pasar Baru Gresik Terbakar
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Meresmikan Desa Wisata Bowele di Kabupaten Malang
TAGGED:ambil paksaPositif CovidSumenep
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
HUKUM

PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?