By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Pasca Laporan Dilayangkan ke Polda Jatim, Pelapor Kerap Terima Teror 
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Pasca Laporan Dilayangkan ke Polda Jatim, Pelapor Kerap Terima Teror 
HUKUM

Pasca Laporan Dilayangkan ke Polda Jatim, Pelapor Kerap Terima Teror 

Redaksi
Last updated: 20 Mei 2021 8:32 pm
Redaksi
Published: 20 Mei 2021
Share
SHARE

PRN BANYUWANGI | Haninah (23), perempuan asal Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, korban penghadangan diduga tanpa prosedur dan diperlakukan represif oleh sejumlah oknum Polresta Banyuwangi dua pekan lalu merasa resah.

Sebab, pasca melaporkan sejumlah oknum tersebut ke Propam Polda Jatim pada Senin (10/5/2021) lalu yang dikirim melalui Kantor Pos, dirinya merasa diteror oleh salah seorang petugas yang mengaku dari Paminal Polda Jatim.

“Saya merasa resah, tiba-tiba sehari sesudah pelaporan ada salah satu petugas yang mengaku dari Paminal Polda Jatim menghubungi saya melalui pesan WhatsApp (WA),” kata Nina sapaan akrabnya, saat memberikan keterangan kepada sejumlah media, Kamis (20/5/2021).

Nina menceritakan, pada saat itu oknum yang mengaku dari Paminal Polda Jatim tersebut menghubungi dirinya lewat pesan WA dengan tujuan ingin memeriksa. Namun dirinya menolak karena setelah ditanya terkait surat tugas, oknum tersebut tidak membalas pesannya.

“Katanya dia ingin memeriksa saya. Tapi setelah itu saya tanya balik, pak saya minta surat tugas resmi pemeriksaan. Namun setelah saya ngomong begitu, habis itu tidak direspon,” ungkap Nina, sambil meniru pesan dari oknum tersebut.

Bahkan, kata dia, oknum diduga dari Paminal Polda Jatim tersebut sempat memaksa dirinya agar mau diperiksa, sampai ada kata-kata mau dijemput ke kediamannya.

“Jadi sebelum saya menanyakan surat tugas kepada dia. Orang itu tetap memaksa saya untuk diperiksa. Sampai pernah ada kata-kata, dia minta ingin langsung jemput saya untuk memeriksa,” bebernya.

Atas peristiwa ini, dirinya mempertanyakan prosedur penanganan hukum yang ditangani kepolisian. Sebab dari pelaporan hingga sekarang Nina mengaku belum menerima surat resmi panggilan pemeriksaan dari Polda Jatim.

“Pertanyaan saya hanya satu, apakah memang proses hukumnya seperti itu atau gimana. Saya kan bingung kalau seperti ini,” ucapnya.

Takut jadi korban kedua kalinya, Nina menyebut akan datang langsung ke Polda Jatim untuk menindaklanjuti laporannya terhadap sejumlah oknum Polresta Banyuwangi yang diduga sudah berbuat represif kepadanya beberapa waktu lalu.

“Karena setelah saya melakukan pelaporan belum ada respon, saya akan datang langsung ke Polda. Saya juga ingin bertanya langsung bagaimana proses penanganan hukum yang dilakukan oleh salah satu petugas mengaku dari Paminal Polda Jatim tersebut,” katanya.

Nina mengaku jika insiden yang menimpa dirinya beberapa waktu lalu masih membekas. Rasa trauma atas perlakuan represif sejumlah oknum aparat penegak hukum masih menghantuinya.

“Sampai sekarang saya masih ada rasa trauma, takut banget, kemana-mana trauma banget, teringat waktu dihadang dan diperlakukan tidak baik,” ungkapnya.

Nina berharap agar laporannya bisa segera ditangani dan memberikan sanksi terhadap oknum yang terlibat didalamnya. Dirinya juga berharap kejadian yang menimpa dirinya tidak terjadi kepada orang lain.

“Syukur-syukur sebelum saya ke Polda, laporan saya cepat ditangani, cepat direspon, supaya cepat selesai juga masalahnya, saya tidak mau berlarut-larut kayak gini,” tandasnya. (Solikin)

You Might Also Like

Terlalu… ‘Sepeda Motor Teman Diembat Pula’
Aktifitas Galian Tanah di Desa Buniayu Dikeluhkan Warga
Diduga Pelaku Tabrak Lari Sudah Ditangan Polsek Gudo Tapi Perkara Masih Samar, Ada Apa Kira-Kira ?
Traktor Bantuan Dijual 2011, LPJ Muncul 2018, Ada Apa Dengannya..?
Unit Reskrim Polresta Sidoarjo Tangkap Pelaku Tindak Pidana Persekongkolan Jahat
TAGGED:BanyuwangiKerap Diteror
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
METRO JABODETABEK

SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Redaksi
By Redaksi
6 Oktober 2026
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?