PRN MALANG| Ganguan Suplay air PDAM kota Malang ke masyarakat memasuki minggu ke dua. Dirut PDAM membenarkan gangguan dikarenakan kerusakan pompa. Belum dapat dipastikan sampai kapan perbaikan akan berlangsung. Senin (9/8/2021).
Kebutuhan air bagi masyarakat sangat diperlukan dalam setiap harinya. Semisal untuk masak, mandi, dan lain lain. Apabila pasokan air tidak ada maka akan tergangu aktifitas sehari harinya.
Seperti informasi yang dihimpun wartawan, debit air kecil cenderung ke arah tidak mengalir ini dialami oleh warga diwilayah jalan Jakarta Dalam Kecamatan Klojen, jalan bendungan Sigura-Gura, wilyah Bareng Kota Malang keluhkan kondisi air PDAM yang mati hampir seminggu terakhir.
Kepada awak media, Ida, warga jalan Jakarta Dalam RT.01 RW 07 Kelurahan Penanggungan, menyampaikan bahwa matinya aliran air PDAM sudah berlangsung selama sepekan. Meskipun mengalir, debit air sangat kecil dan pada jam tertentu saja.
“Biasanya dari jam 10 pagi hingga 10 malam pasti mati, dan diatas jam 10 malam air mengalir tapi sangat kecil” terang Ida.
Masih dalam keterangan Ida, upaya memenuhi ketersediaan air dilakukan dengan menandon aliran air sepanjang malam mulai pukul 10 malam.
Senada dengan Ida, salah satu warga lain yang enggan disebutkan namanya bahkan mengeluhkan pelayanan PDAM kota Malang.
“Ngak tahu sampai kapan air PDAM mati tapi masyarakat diwajibkan tetap bayar,” kata warga.
Sementara Direktur Utama PDAM Kota Malang Muklas saat dikonfirmasi melalui pesan watshapp (08/08) mengakui terganggunya aliran air PDAM di wilayah tersebut dikarenakan ada kerusakan pompa yang berada disalah satu sumber pasokan air untuk wilayah kota Malang
“Iya sejak ada satu pompa kita yg rusak tapi ini sedang dalam perbaikan” singkatnya.
Dan ketika di konfirmasi terkait sampai kapan perbaikan pompa tersebut, Dirut mengungkapkan “Ini Masih dalam proses perbaikan, air tetap mengalir tapi pada jam tertentu gak maksimal” Terangnya.
(lla)

