28.8 C
Mojokerto
BerandaKABAR JATIMSungguh Bejad Kakek Umur 50, Tega Cabuli Anak di Bawah Umur

Sungguh Bejad Kakek Umur 50, Tega Cabuli Anak di Bawah Umur

PRN Banyuwangi | Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) kembali dampingi dua korban pelecehan seksual anak di bawah umur, sebut saja Santi (7) dan Mirna (8), keduanya Korban pelecehan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial S (50), warga Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin, (20-09-2021) lalu.

Tim Reskrim Polsek Rogojampi yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim, Iptu Maskur S.H, bergerak cepat mengamankan S, terduga pelaku ke Mapolsek Rogojampi.

“Benar adanya, kita telah mengamankan terduga pelaku dengan inisial S (50), setelah mendapat laporan dari warga. Kita langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut dan kini tersangka sudah kita amankan,” ujar Iptu Maskur, Rabu (29-09-2021).

 

Masih kata Maskur, kedua korban di imingi-imingi uang, ada yang Rp. 5.000,- dan Rp. 15.000,-. Tempat kejadian perkara gubuk kebun naga pada Senin (20/9) lalu. Untuk alat bukti sudah terpenuhi yaitu, adanya dua alat bukti.

“Meski terduga pelaku tidak mengakui dan berbelit – belit, namun penyidik tidak hanya berdasarkan pengakuan, tapi mengutamakan alat bukti,” tegas Iptu Maskur.

Sementara itu, Koordinator Nasional Tim TRC PPA, Jenny Claudya Lumowa melalui Sekjend Nasional Veri, menjelaskan, TRC PPA dengan tegas menyatakan akan konsisten dan bergerak cepat dalam pendampingan kasus yang menimpa kedua anak tersebut.

“Kami dari TRC PPA sudah berkomitmen untuk mengawal dan bergerak cepat dalam mengawal kasus yang berkaitan dengan anak. Dalam kasus ini, TRC PPA dan Forum Rogojampi Bersatu (FRB) sudah mendatangi Polsek Rogojampi guna memastikan proses pada pelaku,” ucap Veri.

“Alhamdulilah dengan gerak cepat tim Reskrim Polsek Rogojampi yang dipimpin oleh Pak Maskur, kini terduga pelaku sudah diamankan dan dijadikan tersangka. Kita juga sudah koordinasi dengan Dinas P2TP2A Banyuwangi untuk penanganan psikologis korban,” pungkas Veri.**

Solikin.

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya