PRN Banyuwangi | Telah beredar berita di salah satu media online dan cetak tentang seorang janda nenek tuna wisma yang belum mendapatkan bantuan sosial sama sekali selama dampak Covid-19 di wilayah kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi, Camat Glagah langsung bergerak cepat menanggapi respon dengan mengunjungi nenek tersebut dan sekaligus memberikan bantuan sembako berupa beras juga akan mengusulkan ke Baznas. Rabu (06 /10 /2021).
Ketika media Pena Rakyat News melakukan wawancara kepada Camat Glagah Astorik menjelaskan Sarikah seorang nenek sebagai tuna wisma dengan kondisi saat ini, Sarikah memiliki anak dua yang sudah menikah sedangkan menantu Sarikah bekerja di Kalimantan dan ada juga di Bali dan juga memiliki seorang 4 cucu.

“kebetulan rumah kosong (Red. Di huni oleh Sarikah saat ini) itu rumah pak Adi, untuk ngampung (Red. Menempati) disitu”, tutur Camat Glagah.
Lanjutnya, terkait bantuan kepada Sarikah dari pemerintah, kata camat, pihaknya sudah melakukan untuk memberikan bantuan kepada Sarikah berupa bantuan APBD paket sembako ASN sedangkan anaknya sudah mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) namun mengajukan Graduasi mandiri.
“sudah di berikan sebanyak 3 kali dan anaknya juga sudah dapat bantuan PKH, namun anaknya mengajuan Graduasi Mandiri artinya minta berhenti menerima bantuan PKH” jelasnya.
Dengan adanya berita dari media online pihaknya segera terjun untuk meninjau ke bersangkutan demi memastikan kebenaran tersebut, setelah di lokasi camat di dampingi pihak kelurahan dan RT setempat memberikan bantuan sembako kepada nenek tuna wisma tersebut.
“begitu saya mendengar berita saya langsung terjun tidak ada 15 menit saya sudah sampai untuk bisa mengeksekusi permasalahan dan tidak hanya datang kami juga memberikan sembako”, sambungnya.
Selain itu, besok pagi kata camat, nenek sarikah akan mendapatkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui UPZ kecamatan Glagah agar mendapatkan bantuan setiap bulannya, “kami sudah konfirmasi tadi, kita akan usulkan secepatnya, semoga dapat bantuan Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) agar dapat meringankan beban Bu Sarikah”, terangnya.
Camat Glagah terus memberikan perhatian kepada warga miskin yang sekiranya membutuhkan bantuan maka setiap ada laporan dari masyarakat pihaknya langsung respon Cepat untuk ditindak lanjutinya.
“Jika ada informasi masyarakat tidak mampu maka saya akan langsung merespon jangan menunggu lama, kalau bisa menunggu menit saja jangan menunggu jam, saya hanya 15 menit sudah ada di sana (Red. Di sarikah) untuk saya eksekusi (Red. Ditindak lanjuti)”, pungkasnya.
Di tempat berbeda nenek tuna wisma Sarikah, usai kehadiran camat Glagah sekaligus memberikan bantuan sembako dirinya mengucapkan terima kasih, selain itu nenek merasa senang dan sangat bermanfaat. “Terima kasih pak Camat atas bantuannya, saya senang, sembako ini untuk saya masak”, ucap nenek sarikah.
Solikin.

