PRN MOJOKERTO | Kunjungan Bupati Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati, M.Si di Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto meninjau tempat pengolahan sampah yang dilakukan dan dikembangkan oleh warga desa Karangdiyeng. (Jumat, 12/11/2021).
Pengolahan sampah atau limbah oleh warga desa Karangdiyeng dilakukan untuk mencegah timbulan dan memanfaatkan sampah atau limbah secara maksimal serta menekan dampak negatif sekecil-kecilnya dari aktifitas warga sehari-hari. Kepala desa menuturkan “biasanya dengan cara memilah antara sampah organik dan anorganik, kemudian hasil pemilahan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan kembali sebagai suatu bahan baru yang mana secara ekonomi dapat digunakan untuk membantu warga dan memiliki nilai jual yang tinggi. TPA yang ada di desa Karangdiyeng sendiri sudah dapat mengolah sampah sehari-hari menjadi maggot (pakan ikan), bahan bangunan genteng, dan pupuk organik”, ujar yang akrab dipanggil Kades Gendut Gaul.

Bupati Mojokerto yang dalam kunjungannya juga didampingi oleh Bapak Mindo Sianipar selaku anggota DPR RI Faksi PDIP dan beberapa staf kementerian RI. “Rencananya TPA yang ada di desa Karandiyeng ini akan dapat dijadikan pusat pembelajaran pengolahan sampah se-Indonesia”, tutur Mindo Sianipar.
Kepala Desa Gendut Gaul menyampaikan bahwa “saat ini di sekitar TPA Karangdiyeng juga sudah dibuat kolam ikan yang sudah diisi sekitar 30 ribu bibit ikan lele, kemudian ada pula hewan ternak lainnya seperti sapi dan juga ada ayam petelur. Untuk pakan lele dan ayam itu sendiri dapat diberi pakan maggot hasil olahan sampah itu sendiri yang mana kandungan proteinnya sangat tinggi. Untuk hewan ternak juga diberikan pakan rumput sekitar yang mana rumput-rumput tersebut sudah diberi pupuk organik hasil pengolahan sampah. Dan kedepannya, semoga bisa menambahkan yang lainnya seperti ternak udang air tawar”, tambahnya. Harapannya semoga kegiatan pengolahan sampah ini bisa menunjang aktivitas dan perekonomian warga khususnya, dan memanfaatkan sampah atau limbah sehari-hari yang efektif dan positif (Red).

