24.8 C
Mojokerto
BerandaKABAR JATIMRatusan Massa Geruduk Kantor DPRD Probolinggo

Ratusan Massa Geruduk Kantor DPRD Probolinggo

PRN Probolinggo | Ratusan massa berseragam doreng merah putih yang merupakan khas ormas Laskar Merah Putih (LMP) menggeruduk kantor DPRD kota Probolinggo, Senin (22/11/2021) siang tadi.

Ratusan massa yang tergabung dalam ormas Laskar Merah Putih (LMP) markas cabang kota Probolinggo itu bergerak dari Jl. Mayangan menuju kantor DPRD kota Probolinggo, dengan di komandoi ketua LMP, Hasbullah ratusan massa itu mengendarai puluhan roda dua dan satu unit pick up dengan sound besar.

 

Setiba di depan kantor DPRD, massa sudah disambut dengan pengamanan dari Polresta Probolinggo. “Kami tidak ingin uang rakyat yang digunakan untuk membangun RSUD kota Probolinggo dibuat “bancakan” oknum yang tak bertanggung jawab,” ujar Ahmad Sumedi dalam orasinya. Masih dalam orasinya, Bapak tiga orang anak itu menambahkan jika sudah banyak temuan dugaan persengkongkolan jahat atas telah di temukan dokumen lelang yang dirasa cacat,” sudah ada kesalahan dalam dokumen lelang yang merupakan hasil copy paste dari RSUD tipe B Kalimantan, namun kenapa dilanjutkan”, tambahnya.

Setelah orasi selama 1 jam, pihak Polresta memediasi dengan mengizinkan perwakilan LMP untuk berkomunikasi, di dalam gedung DPRD perwakilan LMP Hasbullah, Ikhwan, Luluk dan Lubis ditemui langsung oleh ketua DPRD kota Probolinggo Abd. Mujib, Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dan Kapolresta Probolinggo AKBP Wadi Sa’bani, Ketua Komisi 3 Agus Riyanto.
Dalam pertemuan tersebut, kembali dinyatakan jika Komisi 3 sudah memberikan pernyataan sikap jika sudah merekomendasikan tidak akan bertanggung jawab jika proyek pembangunan RSUD kota Probolinggo dilanjutkan karena ada temuan yang bermasalah, “ada temuan yang copypaste di dokumen lelang dan itu sudah kami sampaikan ke eksekutif, tinggal bagaimana sikap eksekutif untuk lanjut atau tidak,” ujar Ketua Komisi 3.

Sementara itu, Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengucapkan terima pada teman teman ormas LMP karena sudah diingatkan, “saling mengingatkan dalam bermasyarakat itu di perlukan,” ujar walikota Probolinggo. Di sesi terakhir, Ketua LMP kota Probolinggo memberikan sebuah boneka Doraemon pada ketua DPRD kota Probolinggo Abdul Mujib, hal itu sebagai simbol jika DPRD jangan jadi boneka nya para eksekutif dan bukan membela kepentingan rakyat.


Untuk di ketahui, aksi tersebut agar Walikota Probolinggo menghentikan sementara pembangunan mega proyek RSUD kota senilai 180 milyar karena adanya kejanggalan dalam dokumen lelang yang hasil copypaste. (sum)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya