PRN SIDOARJO | Pasar yang bersih, indah, aman dan nyaman adalah idaman bagi semua orang, tak terkecuali dengan keberadaan Pasar Larangan Sidoarjo yang letaknya di jantung kota dan juga sebagai salah satu ikon Sidoarjo.
Untuk menuju Pasar Rakyat yang bersih indah nyaman dan aman, pihak Dinas Pasar melakukan sosialisasi pembinaan kepada para pedagang, dengan mengundang perwakilan para pedagang dari Himpunan Pedagang Pasar (HPP) maupun PKL serta pihak Forkopimka kecamatan Candi.
Tampak hadir dalam acara sosialisasi tersebut, beberapa orang sebagai perwakilan pedagang, baik dari Himpunan Pedagang Pasar (HPP) maupun perwakilan dari PKL, Disperindag yang diwakili Dinas Pasar serta pihak Dorkopimka kecamatan Candi di kantor Pasar Larangan Sidoarjo, pada Rabu (16/12/2021).
Menurut Kabid Pasar Sidoarjo Hoedy Prasetyo menyampaikan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung program pembinaan pedagang dan penataan pasar, demi tercapainya Pasar Rakyat yang bersih indah dan nyaman. “Untuk itu, mari kita dukung program ini, saling bekerja sama, bersinergi bahu-membahu membangun dan menciptakan pasar yang bersih indah dan nyaman menuju Pasar yang berStandart Nasional Indonesia (SNI),” ujarnya.

Ada beberapa poin yang disosialisasikan dalam pertemuan tersebut, pertama memberikan kesempatan emas bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di area Pasar Larangan untuk menjadi pedagang resmi pemerintah dengan menempati sebanyak 217 stand yang ada di dalam Pasar Larangan yang telah disediakan Dinas Pasar.
Kedua, untuk menciptakan keindahan dan kenyamanan pasar, Pedagang Kaki Lima (PKL) disediakan lahan
di sebelah barat untuk ditempati sebagai tempat berjualan.
Menurut Hoedy Prasetyo, “Lokasi di sebelah barat pasar dipastikan masih bisa menampung semua PKL yang ada disini (pasar larangan, red),” jelasnya.
“Dan penataan pedagang ini saya pastikan berlanjut sampai tuntas, karena program ini sudah menjadi atensi khusus dari bapak Bupati Muhdlor. ” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan pedagang dari HPP pasar larangan menyetujui usulan program penataan dari Dinas Pasar, karena ini akan berdampak baik kepada seluruh pedagang yang ada di pasar larangan. Pemerataan keramaian dari setiap sudut pasar bisa merata. sehngga kedepannya perekonomian semua pedagang bisa segera pulih, setelah masa pandemi ini.

Disisi lain, perwakilan pihak PKL masih meminta waktu untuk menyampaikan program ini dan berembuk dengan sesama rekan-rekannya. (kin)

