PRN Mojokerto | Ruas Jalan Cor Desa Purwojati – Desa Lebaksono Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, alami kerusakan sepanjang 6 KM yang cukup parah. Kondisi itu dikeluhkan para pengendara.
Lubang di jalan tersebut cukup dalam, apalagi setelah diguyur hujan. Kondisi itu cukup membahayakan bagi para pengguna jalan.
Salah satu seorang tokoh masyarakat Ngoro Machradji Mahfud, mengeluhkan kondisi tersebut. Dia menyebut jalan tersebut sudah lama tidak diperbaiki. “Sudah lama jalan ini rusak, belum ada perbaikan, terhitung semuanya tak kurang dari 27 titik”, kata Machradji.
Machradji mengatakan, “rusaknya jalan cor tersebut dimulai dari titik 300 m barat pertigaan Jurang. Jalan amblas cukup luas dan patah menyebabkan terjadinya lubang besar dan dalam. Kalau dibiarkan pasti mudah mengakibatkan pengguna jalan yang menggunakan sepeda motor jatuh dan terperosok ke dalamnya. Kondisi curah hujan tinggi memperparah jalur, lebih-lebih kalau malam hari, rawan kecelakaan. Begitu juga 27 titik rusak yang juga membahayakan keselamatan pengguna jalan”, ujarnya.
“Jalan Purwojati-Lebak itu sudah rusak berat. Kenapa Dinas PUPR diam saja ? Lalu apa pekerjaan mereka ? Makan gaji buta ? Rugi negara membayarnya. Kok gak tanggap sih ?”, tegasnya Mahdrodji.
Mahdrodji berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. “Ya kepada pemerintah, tolong perhatikan Jalan Lebaksono-Purwojati itu merupakan Jalan alternatif padat lalu-lintasnya. Terutama pagi hari jam masuk kerja dan sore hari pulang kerja. Karena memang di Ngoro terdapat ratusan pabrik yang berlokasi di Ngoro Industry Park (NIP)”, tambahnya.
“PUPR harus segera turun untuk melakukan perbaikan untuk pelayanan yang baik. Kan jargon Pemkab Mojokerto memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Gunakan dana tak terduga dalam APBD kalau memang belum siap dana”, harapnya. (Mahmudah)

