23.8 C
Mojokerto
BerandaKABAR MOJOKERTOPolresta Mojokerto Berhasil Tangkap Suami-Istri Kasus Penipuan

Polresta Mojokerto Berhasil Tangkap Suami-Istri Kasus Penipuan

PRN Mojokerto | Jajaran Satreskrim Polresta Mojokerto, menggelar konferensi pers berhasil menangkap Pelaku suami-istri kasus penipuan di wilayah Mojokerto. Senin(18/4),di Kantor Polresta Jl. Bhayangkara No.25, Mergelo, Sentanan, Kec. Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur 61312.

Kapolresta Mojokerto AKBP Ripto Rofiq . mengatakan, Terkait kaus ini dengan Modus mencari kos-kosan dan berkeluh kesah tentang ekonomi pelaku menipu para korban rata-rata ibu kos atau bapak kos yang jadi korban dan yang di ambil adalah sepeda motor.

Sementara dari hasil penyelidikan yang di lakukan berhasil menghimpun data ada 7 TKP. Di wilayah Kemlagi, Jetis, Gedeg. Jadi di wilayah mojokerto kota ada 5 TKP kemudian yang 2 TKP di wilayah jombang.

Polresta Mojokerto sudah koordinasi dengan polres Jombang, dan sudah diinformasikan kalau dari masyarakat ada yang merasa menjadi korban penipuan bermodus seperti ini.

Aksi pelaku dengan Ngontrak rumah atau ngekos bulanan bertempat tinggal selama 3 hari sudah berkeluh kesah, seolah-olah kehidupannya susah. Lalu pasangan suami-istri tersebut meminjam motor bapak atau ibu kos dan membawa kabur motor tersebut. Sementara itu, kos-kosan belum di bayar motor di bawa kabur oleh si pelaku.

Dari laporan yang masuk di wilayah mojokerto kota Polresta melakukan penyelidikan dan berhasil menyita kendaraan dan ini merupakan barang bukti kejahatan dari penipuan yang di lakukan oleh pelaku tersebut .

Dari laporan korban kita menyita motor juga sejumlah uang yang di hasilkan dari kejahatan tersangkanya suami-istri. Jadi kalau si pelaku mengatakan tak punya uang ternyata uangnya banyak.

Karena kasus ini Mereka dijerat pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman hukuman pidana pejara empat tahun dan pasal 372 tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun.

Tapi ini pasal terkecualian terlapor saudara A dan saudara RM mereka ini adalah suami istri dan korbannya adalah Eko cahyono yang melaporkan di Polresta Mojokerto.

Terakhir Polresta Mojokerto menyita dari kos di wilayah Sidoarjo juga. Memiliki perhiasan-perhiasan jadi ada hal yang perlu di dalami apakah ada gangguan kejiwaan yang perlu melibatkan psikiater. Atau bisa juga ada di gradasi moral yang menjadi tanggung jawab kita bersama. (Mahmudah)

- Advertisement -
“fashion”

Sedang Hangat

Berita Menarik Lainnya