PRN Ngawi | Kita semua tau fungsi keberadaan talud (TPT), yaitu penahan tanah dari tekanan air. Pembangunan talud harus memperkuat campuran semen, pasir dan air agar terbentuk kesetabilan dan keseimbangan tanah, serta memperkuat sisi bahu jalan. Dipandangpun dari kejauhan bahu jalan terlihat bagus dan rapi.
Biasanya pembangunan talud di tanah yang labil, seperti di area persawahan Rt 02 Rw 01 Dusun Karanggeneng Desa Karanggeneng Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi. Sangat membutuhkan pembangunan talud dengan menggunakan anggaran DD tahun 2022. Harapan Pemdes Karanggeneng, untuk pembangunan talud ini semakin meningkatkan penguatan pondasi jalan, agar tetap kokoh, awet dan tak mudah rusak. Warga aman, nyaman dalam melakukan aktifitas.
Joko Subiyatno saat ditemui di Kantor Desa mengatakan, “Pembangunan Talud / Tembok Penahan Tanah, sudah lama direncanakan, tapi baru tahun 2022 terlaksana dengan menggunakan anggaran Dana Desa. Sudah ada dalam Berita acara sewaktu Musrenbangdes bersama Tokoh Masyarakat, mulai Anggota BPD, Anggota LPMD, Ketua Rt/Rw, PKK, Kader Posyandu, Tokoh agama, Tokoh Pemuda, Babinsa, Babhinkamtibmas dan semua Sraf Desa. Mudah – mudahan dengan dibangunnya talud ini, petani dan pengguna jalan yang lain merasa aman dan nyaman, tidak takut lagi tanah yang dipijak longsor”, tuturnya.

“Untuk DD tahun 2022 oleh Pemdes Karanggeneng, sebagian untuk membuat talud di Rt 02 Rw 01 Dusun Karanggeneng area persawahan, dengan anggaran sejumlah Rp.148.070.500,- dengan volume 400 X 0,3 X 0,4 M. Sudah sesuai RAB dan usulan warga. Semoga dengan adanya talud ini, kehidupan warga Desa Karanggeneng khususya kaum petani tambah melimpah hasil panen yang didapat sehingga kesejahteraan meningkat”, ujar Suprih TPK Desa Karanggeneng. (Jatmiko)

