PRN Surabaya | Bertempat di Sekretariat Balai RW 12, warga Bratang Gede RW 12 Kelurahan Ngagel Rejo Kecamatan Wonokromo Surabaya sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya, pada Senin (27/02/2023).
Bersamaan dengan acara tersebut juga digelar operasi pasar beras premium murah dari Dolog dengan harga Rp 42 ribu/5Kg yang biasanya dijual di pasar Rp 55 ribu/5Kg. Tetapi bagi masyarakat yang mau membeli beras murah harus vaksin terlebih dahulu.
Antusias warga Bratang Gede RW 12 dan sekitarnya sangat tinggi untuk mengikuti program vaksinasi massal PFIZER dosis 1,2, dosis 3 dan dosis 4 (D4) /booster kedua yang diadakan Pemerintah Kota Surabaya.
Terlihat sejumlah antrian tertib dan rapih dihalaman Sekretariat Balai RW, Warga menunggu dengan tertib gilirannya untuk dilakukan vaksinasi.
Para petugas yang tergabung dari staf Kelurahan, Puskesmas, Babinsa, ibu ibu kader PKK dan staf RW 12 Bratang Gede ikut mengatur antrian warga agar proses vaksin berjalan lancar, tertib dan aman bagi kesehatan warga.
“Pada awal mempersiapkan vaksinasi bagi warga, membuat mekanisme, dan memperhatikan betul prokes, petugas mengatur agar berjalan tertib dan aman,” kata Ketua RW 12 Bratang Gede, Totok Supriyanto SH yang hadir pada acara itu.
Lanjut Ketua RW Totok, warga sangat antusias, ada sekitar 100 warga yang mendapatkan manfaat vaksin PFIZER dosis 1,2, untuk usia 12 Th keatas, dosis 3 untuk 18 Th keatas, dosis 4 (D4) /booster kedua khusus untuk masyarakat umum usia 18 Th keatas dan lansia usia 60 Th keatas.
“Ada 6 nakes yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kota dalam hal ini dari Puskesmas Ngagel Rejo. Dan proses vaksinasi diatur sedemikian rupa, supaya prokes tetap bisa terjaga dengan baik” ucapannya.
Warga secara swadaya dan bergotongroyong bersama pemerintah kota mensukseskan vaksinasi untuk mencapai herd immunity bagi masyarakat.
“Kami warga masyarakat sangat mendukung vaksinasi yang diselenggaraka pemerintah Kota Surabaya, agar warga dapat terlindungi dari bahaya Covid-19,” jelas Totok.
Mengutip pernyataan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina di media beberapa waktu lalu mengatakan bahwa vaksinasi booster dilakukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan. Mempertimbangkan data dan situasi epidemiologi kasus COVID-19 dan adanya varian baru, maka Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) merekomendasikan pemberian vaksinasi booster untuk memperbaiki efektivitas vaksin yang telah menurun. Mengingat pentingnya pemberian booster, masyarakat dihimbau untuk melakukan vaksinasi booster kedua
Oleh karenanya, masyarakat Kota Surabaya dapat mengakses vaksinasi booster kedua di 63 Puskesmas Kota Surabaya sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh masing-masing Puskesmas. Disamping itu, juga dibuka layanan vaksinasi di Mal dan mendekatkan akses masyarakat masuk ke tingkat RT/RW/Kelurahan di masing-masing wilayah Puskesmas. (sun/sae)

