PRN Kediri | Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Kediri bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kediri berupaya keras menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan indah.
Usaha keras tersebut terasa semakin berat karena masih ada tangan-tangan tidak bertanggung jawab yang dengan seenaknya membuang sampah sembarangan sehingga mencemari lingkungan dan merusak keindahan lingkungan.
Dinas Lingkungan Hidup melaksanakan Grebek Sampah dan Deklarasi Kawasan Simpang Lima Gumul Bebas Sampah dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1219 (13/3/2023).
Putut Agung Subekti selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri menjelaskan bahwa kegiatan Grebek Sampah ini melibatkan OPD terkait, Paguyuban Pedagang , Tukang parkir , pengunjung SLG dan warga.
“Kami melibatkan instansi pemerintah dan komponen masyarakat tujuannya adalah agar dapat menumbuhkan budaya bersih, budaya malu membuang sampah sembarangan dan membudayakan pola hidup minim sampah,” terang Putut.
Putut menjelaskan sesuai dengan tagline ‘Kediri Berbudaya” dan tema peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1219 tahun 2023 “Sahitya Adhikara Budhaya” ( sinergi membangun Kediri berbudaya) sepatutnya masyarakat mebudayakan buang sampah pada tempatnya.
“Sekarang tinggal bagaimana caranya membudayakan hidup bersih, menggugah kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya,” tuturnya.
Mas Dhito panggilan akrab Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana pada acara tari kolosal 1000 barong tempo hari juga sudah menegaskan bahwa penonton yang hadir harus peduli dengan sampah. Punguti sampahmu sendiri karena itu menjadi tanggung jawabmu sendiri.
“Budaya yang harus kita junjung tinggi adalah buang sampah pada tempatnya, budaya sopan santun, budaya ketertiban tolong itu semua dijaga dengan baik”, jelasnya
“Saya lihat penonton sangat banyak sekali, tapi nanti setelah pulang dari acara ini sampah-sampah yang berserakan harus dibuang ketempat sampah”, tuturnya (ADinfo)

