PRN Surabaya | Lebaran 2023, Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) dipadati pengunjung. Berdasarkan data, jumlah pengungjung yang datang pada Lebaran pertama sekitar 4.000 orang, kebaran kedua mencapai 15 ribu orang dan Lebaran ketiga diperkirakan lebih 10 ribu orang.
“Angka itu menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan pada lebaran pertama,” ujar humas PDTS KBS Lastri Pujiono, Senin (24/04/2023)
KBS menjadi tempat wisata favorit di Kota Surabaya dan Jawa Timur karena lokasinya yang strategis, berada di tengah kota, akses mudah dan harga tiketnya yang murah terjangkau. Untuk masuk kawasan KBS, pengunjung cukup membayar tiket hanya Rp15 ribu per orang.
KBS memiliki 230 spesies dengan jumlah 2.100 satwa yang terdiri dari mamalia, reptil, aves dan fishes. KBS juga memiliki sejumlah wahana yang bisa dinikmati oleh pengunjung.
Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1444 H kata Pujiono, Kebun Binatang Surabaya tetap dibuka untuk kunjungan dengan menghadirkan beragam Wahana dan Program yang bisa dinikmati pengunjung. Mulai Wahana Aquanoctudio, Animal Edutainment, Wahana Kids Zoo, Wahana Tunggang Gajah, Wahana Tunggang Onta, Wahana Wisata Perahu, Wahana Kolam Renang Anak dan Wahana terbaru di KBS yaitu Wahana Playland/Rumah Jamur.
Selama event Lebaran tahun ini, pengunjung juga bisa menikmati program : Feeding Time Satwa, Foto Booth Satwa, Keeper Talk with Animal, Pentas Kesenian Jaranan dan Reog Ponorogo, aneka pentas live musik dan masih banyak hiburan lainnya.
Masih menurut Pujiono, Lebaran 2023 ini untuk mencegah kerumunan, telah dibuka 3 akses pintu masuk KBS yaitu : Pintu Masuk Utama Depan, Pintu Masuk Parkir, dan Pintu Masuk Selatan (dekat Terminal Intermoda Joyoboyo).
“Kebun Binatang Surabaya selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan selama berkunjung di KBS,” ujar humas KBS.
Disarankan bagi masyarakat yg ingin berkunjung ke KBS pastikan dalam kondisi sehat, selalu waspada terhadap barang bawaannya dan menjaga putra-putrinya agar tidak terlepas dari pengawasan keluarganya.
Kepada pengunjung yang berlibur ke-KBS dilarang menggelar tikar dan diharapkan membawa perlengkapan saat hujan (payung/jas hujan) dan apabila diperlukan bisa membawa obat-obatan ringan. ( sun/sae)

