By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Kisah SuksesTeguh Cahyono Mengubah Hidupnya dari Bertani Tebu
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Kisah SuksesTeguh Cahyono Mengubah Hidupnya dari Bertani Tebu
KABAR JATIM

Kisah SuksesTeguh Cahyono Mengubah Hidupnya dari Bertani Tebu

Redaksi
Last updated: 9 Juni 2023 9:18 pm
Redaksi
Published: 9 Juni 2023
Share
SHARE

PRN Surabaya | Sekitar 14 tahun yang lalu, Teguh Cahyono hanyalah pekerja di perusahaan kontraktor bangunan dengan gaji Rp1,6 juta per bulan. Meskipun pendapatannya tidak besar, pekerjaan tersebut terus dia tekuni. Wajar, Cahyono hanya lulusan SMK, sehingga harus berpikir dua kali jika ingin keluar dari sumber nafkah yang telah digelutinya sejak 2005 tersebut.

Namun, seiring meningkatnya kebutuhan, pada akhir 2009, Cahyono memberanikan diri ikut ajakan orangtuanya yang bekerja di perkebunan tebu, untuk beralih profesi menjadi petani tebu. “Saat itu saya juga belum punya ilmu bagaimana bertani tebu yang baik,” ujar Teguh, saat dihubungi pada Jumat (09/06/2023).

Saat merintis sebagai petani pada 2010 lalu, Teguh hanya mengelola lahan seluas 2 hektare yang dia sewa Rp2,5 juta per hektare per tahun. Itu pun, tanah yang dikelolanya merupakan lahan berbatu yang ditanami pohon jati. Berbekal ilmu yang didapat dari internet, dia mencoba melakukan upaya penggemburan. “Jadi, di tahap pertama sampai musim panen ketiga, saya melakukan eksperimen pupuk terlebih dahulu,” tambahnya.

Berkat kegigihannya, tahun demi tahun, Teguh mendapatkan hasil yang baik dan terus memperluas lahan tebunya, hingga mencapai 80 hektare. Keberhasilan Teguh terletak pada konversi lahan sengon dan jati menjadi lahan tebu yang produktif. Meskipun lahan awal yang dikelolanya berbatu dan tanahnya tidak subur, dia berhasil mencapai produktivitas tebu yang luar biasa, yakni sekitar lebih dari 185 ton per hektare, jauh di atas rata-rata Indonesia yang hanya sekitar 75 ton per hektare.

Selain itu, kunci kesuksesan ayah dua orang anak ini juga terletak pada praktik bertani yang tepat, penggunaan bibit berkualitas, pemupukan yang lengkap, dan penyediaan air dari sumur bor. Dengan asumsi rendemen tebu sebesar 8,5 persen, Teguh bisa menghasilkan sekitar 15,7 ton gula per hektare, lebih dari tiga kali lipat rata-rata produksi gula di Indonesia. Dengan perjanjian bagi hasil gula sebesar 70:30 persen, Teguh dapat memperoleh sekitar 10,99 ton gula atau setara dengan Rp132.979.000.

Di samping itu, Teguh juga mendapatkan tambahan pendapatan dari bagi hasil tetes sebesar 3 persen per kuintal tebu, yang menambahkan Rp11.100.000. Dengan demikian, total pendapatan Teguh mencapai Rp144.079.000.

Setelah mengurangi biaya sewa lahan, tanam, pemeliharaan, dan ongkos tebang muat angkut, Teguh memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp62.119.000 per hektare per tahun. “Dari penghasilan itu, sebagian buat operasional kebun, buat keperluan sehari-hari, dan sisanya buat perluasan sewa,” ujarnya.

Prestasi yang luar biasa ini membawa perubahan signifikan bagi kehidupan Teguh. Kini dia bisa hidup dengan mapan. Yang lebih mengagumkan, dari hasil penjualan gula pertamanya, Teguh mendonasikan sebuah kulkas kepada masjid setempat. “Iya itu waktu pertama kali panen produktif. Dan alhamdulillah saat ini setiap panen saya usahakan untuk bisa membantu masyarakat sekitar,” ungkap Teguh.

Kesuksesannya dalam mengelola lahan berbatu menjadi lahan tebu produktif juga dia tularkan kepada masyarakat sekitar, di Desa Prajekan Kidul, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso. Saat ini, Teguh mengatakan sudah ada empat orang binaannya yang sudah merasakan manisnya menjadi petani tebu.

Teguh mengatakan, kesuksesannya tersebut tak lepas dari peran serta dan dukungan dari PTPN Group, melalui PT Sinergi Gula Nusantara (SGN)/SugarCo, termasuk yang berkaitan dengan biaya garap dan pembelian hasil panen.

“Selama ini pola kemitraan kita berjalan dengan baik. Namun kami berharap, ke depan harga gula bisa terus naik dan harga pupuk juga bisa lebih rendah lagi, sehingga kami sebagai petani lebih semangat,” ungkapnya.

Sementara itu Aris Toharisman Direktur PT Sinergi Gula Nusantara memberikan apresiasi atas prestasi Teguh yang telah mengembangkan produktivitas tebu dari lahan tebunya.

“Ini prestasi luar biasa dari petani muda negeri ini, dimana Teguh meraih taksasi lebih 185 ton/ha dimana rata-rata produktivitas tebu

di Indonesia hanya 75 ton/ha. Terlebih lahannya berbatu dengan solum tanah tidak terlalu dalam, bahkan kurang subur. Semangat belajarnya tinggi, terutama dari petani sekitar sambil terus berinovasi. Kami berharap muncul sosok Teguh-Teguh di kebun tebu lainnya”, harap Aris Toharisman.

Pihaknya terus berkomitmen untuk melakukan pendampingan kepada mitra petani tebu sebagai upaya peningkatan kualitas bahan baku tebu (BBT) dan peningkatan kesejahteraan petani tebu. (sun/sae)

Teks Foto Petani tebu Teguh Cahyono (kiri) di dalam kebun tebu bersama Aris Toharisman Direktur PT Sinergi Gula Nusantara (ka) dalam kegiatan kunjungan kerja di Bondowoso

You Might Also Like

Pembagian BST Hari ke-2 Kecamatan Ngoro
Polresta Banyuwangi Memantau Pelaksanaan Vaksinasi Anak di SDN 1 Kebaman
Tebu Terserap, Petani Lega: Kinerja Giling PG Ngadiredjo Jadi Kabar Baik
Tekan Kenakalan Remaja di Jombang, DPPKB PPPA Siapkan Duta GenRe Jadi Panutan
Polda Jatim Terus Ajak Masyarakat Patuhi Prokes
TAGGED:Kisah SuksesTeguh Cahyono Mengubah Hidupnya dari Bertani TebuSurabaya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
KABAR JATIM

Swakelola Rp1,1 Miliar, Perkim Jombang Benahi Trotoar dan Drainase di 6 Ruas Jalan Kota

Redaksi
By Redaksi
2 Oktober 2026
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?