close
KABAR JATIM

Kades Kedung Maron Mendukung Penuh Usaha Tape Singkong Warganya

Kepala Desa Kedung Maron Bapak Sudiman & Ibu Sati “ Pengusaha UMKM Tape Singkong “

PRN MADIUN – Tape merupakan salah satu makanan tradisional yang di hasilkan dari proses peragian ( Fermentasi ) bahan pangan berkarbohidrat seperti singkong. Tape yang terbuat dari singkong dinamakan tape singkong. Singkong merupakan komoditas hasil pertanian yang banyak ditanam di Indonesia dan merupakan sumber Karbohidrat yang penting. Setelah beras dan jagung. Dengan kandungan karbohidrat 34,7% namun singkong kurang begitu dimanfaatkan. Untuk itu perlu adanya pemanfaatan singkong agar menjadi makanan yang memiliki nilai gizi tinggi dan salah satu bentuk pemanfaatan singkong tersebut adalah pembuatan tape.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Bu Sati yang berada di RT 13 / RW 03 Dukuh Kedung Maron Desa Kedung Maron Kecamatan Pilang Kenceng Kabupaten Madiun ini. Beliau menekuni usaha membuat tape Singkong sejak tahun 1975 dari Bapak dan ibunya jadi usaha ini turun temurun. “ Karena keluarga saya tidak punya sawah maka saya menekuni usaha ini dan Alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan meskipun tidak besar seperti pengusaha tape singkong di daerah lain.” Kata Bu Sati kepada wartawan Pena Rakyat tanggal 12 Mei 2018. mulanya Bu Sati memproduksi beberapa kilo gram bahan baku singkong saja tetapi dengan ketekunan, keuletan dan kesabaran lama kelamaan usahanya terus meningkat, seiring dengan perkembangan zaman sekarang Bu Sati sudah memproduksi ± 75 Kg per hari singkong dengan harga Rp. 2.000/Kg. Untuk memproduksi tape singkong beliau dibantu oleh 2 orang anaknya sedangkan untuk penjualannya beliau keliling sampai ke Pasar Besar Kabupaten Madiun  dengan mematok harga antara Rp. 3.000 – 5.000 per bungkus.” Selama ini saya tidak pernah menerima bantuan apapun dari desa apalagi dari Pemerintah Kabupaten madiun untuk itu saya berharap agar Pemerintah Desa atau Pemerintah Kabupaten Madiun untuk memberikan bantuan modal usaha serta alat – alat penjualan supaya kami bisa bersaing dengan pengusaha – pengusaha lain di luar daerah kami mas .“ Tuturnya.

Kepala Desa Kedung Maron Kecamatan Pilang Kenceng Kabupaten Madiun Bapak Sudiman saat di konfirmasi wartawan pena rakyat mengatakan “ Disini dengan penduduk ± 2.778 jiwa memang banyak UMKM – UMKM yang belum tersentuh oleh Pemerintah Desa karena saya sendiri juga baru menjabat Kepala Desa disini Mas, maka dari itu untuk kedepannya saya akan memberikan bantuan modal usaha melalui Bumdes dan saya juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas terkait agar memberikan pelatihan – pelatihan, tambahan modal usaha , alat – alat produksi serta pemasarannya karena tidak menutup kemungkinan akan membuka peluang kerja bagi warga kami. ( Er )

Tags : MadiunUsaha Singkong
putri pena

The author putri pena

Leave a Response

*