By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Hari Krida Pertanian: Gubernur Khofifah Ucapkan Terimakasih Kepada Petani Karena Jatim Lumbung Pangan Nasional
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Hari Krida Pertanian: Gubernur Khofifah Ucapkan Terimakasih Kepada Petani Karena Jatim Lumbung Pangan Nasional
KABAR JATIM

Hari Krida Pertanian: Gubernur Khofifah Ucapkan Terimakasih Kepada Petani Karena Jatim Lumbung Pangan Nasional

Redaksi
Last updated: 22 Juni 2023 7:00 pm
Redaksi
Published: 22 Juni 2023
Share
SHARE

PRN Surabaya |  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat yang bergerak di bidang pertanian terutama pada para petani di Jawa Timur.

Hal itu ia sampaikan khusus bertepatan dengan peringatan Hari Krida Pertanian yang jatuh pada hari ini, Rabu (21/6/ 23),

Jawa Timur telah mendapat predikat sebagai lumbung pangan nasional selama tiga tahun berturut-turut. Hal ini dikarenakan produksi pertanian Jatim, terutama padi yang merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia menempati peringkat pertama di Indonesia.

“Di saat dunia tengah menghadapi isu krisis pangan. Alhamdulillah, Jatim menjadi lumbung pangan nasional,” ujar Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (21/6/23).

Khofifah menjelaskan, kedudukan posisi Jatim sebagai lumbung pangan ini bisa dilihat berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik. Dimana, produksi padi di Jatim pada tahun 2020 tercatat 9,94 juta ton, tahun 2021 tercatat sebesar 9,789 juta ton dan tahun 2022 tercatat sebesar 9,526 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Sedangkan, kontribusi produksi padi Jawa Timur terhadap nasional pada 2022 mencapai 17%.

Capaian produksi luar biasa ini juga terjadi pada komoditas jagung yang mencapai 7,385 juta ton pipilan kering pada tahun 2022. Produksi jagung di tahun 2022 ini mengalami peningkatan sebesar 371 ribu ton dibanding tahun 2021. Sedangkan untuk produksi kedelai, di tahun 2022 mencapai 69.223 ton.

“Predikat Jatim sebagai lumbung pangan nasional tentu tidak terlepas dari peran penting para petani yang terus bekerja keras dan berinovasi sehingga produktifitas pertaniannya semakin meningkat. Untuk itu saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” ungkap Gubernur dikutip dari Kominfo Jatim..

Salah satu inovasi yang kini membuahkan hasil manis ialah pengembangan bibit unggul padi BK 01 dan BK 02 asal Situbondo. Hasil uji coba yang telah dilakukan, jumlah produksi padi varietas BK 01 dan BK 02 meningkat dua kali lipat dari jenis padi yang biasanya ditanam oleh petani.

Kedua bibit unggul ini memiliki banyak keunggulan, mulai batang yang kuat, daun bendera dan per malai padi lebih banyak dibandingkan padi biasanya.

“Kemudian ada juga poktan (kelompok tani) di Blitar yang mengembangkan pupuk organik Biosaka. Pupuk ini tidak hanya efektif menyuburkan tanaman padi namun juga bisa memangkas biaya pengeluaran pupuk para petani,” ujarnya.

Penggunaan pupuk Biosaka bisa menekan pupuk kimia menjadi hanya 200 kg/ha Urea, dan 100 kg/ha Phonska. Sebelumnya tanpa Biosaka, digunakan Urea sebanyak 500 kg/ha dan Phonska sebanyak 200 kg/ha.

Biaya produksi menggunakan pupuk kimia per hektar sebelumnya dapat mencapai Rp. 10.410.000,- sedangkan dengan Biosaka hanya Rp. 7.000.000 – 8.200.000,- per hektar.

“Inovasi-inovasi inilah yang terus kita dorong. Sehingga produktifitas pertanian kita semakin meningkat. Apalagi produksi pertanian Jatim juga diandalkan oleh provinsi-provinsi lainnya,” imbuhnya.

Sebagai bentuk dukungan bagi para petani, Pemprov Jatim juga telah menyiapkan beberapa program menuju pertanian presisi, antara lain penggunaan varietas unggul (produksi tinggi dan tahan kekeringan/banjir) bermutu yang dengan masa tanam lebih cepat, penggunaan pupuk secara berimbang dengan ‘7 Tepat’ yaitu tepat tempat, tepat harga, tepat jumlah, tepat mutu, tepat jenis, tepat waktu dan tepat sasaran.

Kemudian optimalisasi infrastruktur pertanian, utamanya yang berkaitan dengan produksi padi yaitu jaringan irigasi, penyesuaian pola tanam/pengelolaan tanaman pangan, penekanan susut hasil panen padi dengan optimalisasi alsintan pascapanen yang telah terfasilitasi ke kelompok tani, dan tersebar di Jawa Timur.

“Dan yang paling penting adalah kesejahteraan petani juga harus meningkat seiring dengan peningkatan produktifitas pertanian kita. Untuk itu saat panen raya kemarin, kami terus berkoordinasi dari hulu ke hilir agar jangan sampai harga jual petani turun,” jelasnya.

Apa yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah membuahkan hasil. Berdasarkan data BPS, NTP Jawa Timur bulan Maret 2023 sebesar 106,82 mengalami kenaikan sebesar 0,41 persen dibandingkan bulan Februari 2023. Dengan Indeks yang diterima Petani (It) sebesar 124,92 persen dan Indeks yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 116,95 persen.

“Mari jadikan Hari Krida Pertanian ini sebagai momentum untuk membangkitkan semangat produktifitas pertanian. Sehingga Jatim bisa swasembada pangan di saat dunia tengah menghadapi isu krisis pangan,” tandasnya.(roy)

Foto Istimewa

You Might Also Like

BUPATI KEDIRI MENGAJAK MASYARAKAT UNTUK BERBUDAYA HIDUP BERSIH
Kepedulian Personel Polsek Sedati, Inisiatif Tambal Jalan Berlubang
ANGGOTA DPRD JATIM KOMISI B MENGELAR WORKSHOP DALAM UPAYA MENGELOLA MERAWAT MEMAKSIMALKAN SUMBERDAYA ALAM DISEKITAR LINGKUNGAN KITA
‘Kertosono Peduli Sesama’ Salurkan Bantuan Banjir Bandar Kedungmulyo
Jurnalis Vanguard Gelar Aksi Damai, Protes Intimidasi dan Pelarangan Liputan di Pendopo Sidoarjo
TAGGED:Hari Krida Pertanian: Gubernur Khofifah Ucapkan Terimakasih Kepada Petani Karena Jatim Lumbung Pangan NasionalSurabaya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
HUKUM

PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng

Redaksi
By Redaksi
30 September 2026
Pemkab Malang Realisasikan Hotmix Pendem Jatisari Pakisaji
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?