PRN Jombang | JOMBANG, -Permasalahan ex karyawan PT Aries Putra Motor Peterongan Jombang terkait ijazah dan uang jaminan belum kelar, karena ijazahnya sudah dikembalikan ada sekitar 11 orang. Tetapi untuk uang jaminan sebesar Rp 1.000.000 di Bank Mandiri Cabang Nganjuk masih belum bisa dicairkan karena blokirnya belum dibuka oleh management PT Aries Putra Motor.
Hal ini diketahui setelah salah satu ex karyawan menanyakan ke Bank Mandiri Cabang Jombang pada Selasa (04/7/23) sore yang didampingi Ketua BKNDI Kabupaten Jombang.
Setelah di Bank Mandiri cabang Jombang Andi Ghifani ditemui Security Bank dan ditanya keperluannya apa? Ia menjawab, “Saya mau cairkan uang jaminan Rp 1.000.000 yang masih diblokir oleh PT Aries Putra motor tempat kerja saya dulu, ” tutur Ghifani.
Dan security menjelaskan untuk keperluan tersebut harus bawa KTP asli dan mengajukan permohonan yang formulirnya sudah disiapkan oleh Bank Mandiri.
Karena Ghifani KTP nya ketinggalan di kantornya kemudian ijin pamit untuk mengambil KTP. Setelah sampai lagi di Bank Mandiri Ghifani langsung mengisi formulir dan ambil nomor antrian.
Setelah beberapa menit Ghifani dipanggil petugas Bank Mandiri ditanya tentang apa tujuannya? “Saya adalah ex karyawan PT Aries Putra motor yang sudah risen, tetapi ijazah Saya baru dikembalikan minggu yang lalu setelah hearing dengan Komisi DPRD kabupaten Jombang dan didampingi Ketua BKNDI Pak Yusuf. PT Aries Putra motor berjanji untuk uang jaminan sebesar Rp 1.000.000 bisa dicairkan setelah blokir dibuka akhir bulan Juni 2023 -paling lambat 1 atau 2 Juli 2023,”jelas Andi Ghifani.
Senada, dengan Ghifani Moh. Yusuf Efendi Ketua BKNDI Jombang yang mendampingi 12 orang ex karyawan PT Aries Putra motor mengatakan, kepada petugas Banks Mandiri, “Beri kesempatan saya untuk menjelaskan duduk persoalannya, bahwa setelah hearing dengan komisi D DPRD Jombang minggu yang lalu ijazah ex karyawan PT Aries Putra motor yang ditahan Aries Putra motor diserahkan kembali, ada 8 orang yang sudah ambil ijazahnya, mestinya sekaligus uang jaminannya juga cair, tetapi karena blokirnya belum dibuka Aries Putra motor, maka uang jaminan ex karyawan belum bisa cair sampai sekarang. Untuk itu Andi Ghifani dan saya dampingi untuk tanya ke bank Mandiri sini. Dan ternyata rekeningnya ex karyawan PT Aries Putra motor masih belum dibuka blokirnya, padahal sudah lewat waktu janjinya Pak Budi pimpinan PT Aries Putra, kasihan ex karyawan. Hal yang sama juga dialami oleh Fajar dan Iqbal serta ex karyawan PT Aries Putra motor lainnya”, tutur Yusuf.
“Ketika saya WA salah satu kepala divisi yang biasa disapa Erik menyampaikan, ya semua yang proses Bank Mandiri, ya mohon bersabar, ” tutur Yusuf sambil baca WA dari Erik.
“Akhirnya Saya koordinasi dengan anggota komisi D DPRD Jombang dan disuruh mendampingi ex karyawan Aries Putra motor ke Bank Mandiri terdekat, yaitu Bank Mandiri Cabang Jombang, ” tandas Yusuf.
Jawaban dari petugas Bank Mandiri cabang Jombang menyampaikan, “Karena rekening buatnya di Bank Mandiri cabang Nganjuk maka yang punya kewenangan adalah Bank Mandiri cabang Nganjuk, kami hanya bisa bantu untuk koordinasi dengan petugas Bank Mandiri cabang Nganjuk, karena ini sudah jam 3 sore mungkin besok baru ada jawaban dari Nganjuk, untuk itu Saya, minta nomor HP mas Ghifani, biar besok bisa kabari terkait hasilnya, tutur petugas Bank Mandiri cabang Jombang.
Dan ketika Yusuf telpon Budi pimpinan Aries Putra motor menjelaskan sekarang berada di Bank Mandiri cabang Jombang mengantarkan Andi Ghifani. Budi menjawab, “Saya masih di Surabaya ngurusi Orang tua sakit, tolong nama namanya ex karyawan PT Aries Putra motor yang terblokir ke saya ya Pak, ” katanya Manager area PT Aries Putra motor.
Terakhir Yusuf menyampaikan, “Harusnya PT Aries Putra motor dengan kesepakatan di komisi D DPRD Jombang dilaksanakan dengan serius sehingga tidak terkesan mengulur-ulur waktu dan tidak profesional serta ingkari komitmennya , ” pungkasnya.
Terpisah Andi Ghifani hari Rabu (5/7/23) sore kembali mendatangi Bank Mandiri cabang Jombang menanyakan apakah blokirnya sudah dibuka oleh Bank Mandiri cabang Nganjuk?. Setelah petugas Bank Mandiri menghubungi petugas Bank Mandiri cabang Nganjuk melalui sambungan telepon dijelaskan. “Bahwa Bank Mandiri cabang Nganjuk belum menerima surat permohonan buka blokir atas jaminan uang beberapa ex karyawan PT Aries Putra Motor sebesar Rp 1.000.000 perorang tersebut, ” kata petugas Bank Mandiri Jombang menirukan ucapan petugas Bank Mandiri cabang Nganjuk.
Moh. Yusuf Efendi Ketua BKNDI Jombang berusaha menghubungi manager area PT Aries Putra Motor dan Erik , tetapi sampai berita ini diterbitkan yang bersangkutan belum memberikan penjelasan. (ber)

