PRN Jombang | Jombang – Pembangunan Jembatan Dusun Delik Desa Brodot Kecamatan Bandarkedungmulyo Baru bisa dilaksanakan karena terkendala COVID-19, Pada awal tahun 2021, terjadi bencana banjir yang disebabkan curah hujan yang tinggi serta jebolnya salah satu tanggul/pintu air di aliran sungai konto.

Hal itu menyebabkan setidaknya 2 jembatan roboh diterjang banjir tersebut, salah satunya adalah jembatan Dusun Delik Desa Brodot Kecamatan Bandarkedungmulyo.
“Dikarenakan keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Jombang akibat pemulihan ekonomi pasca pandemic COVID-19, baru pada tahun 2023 ini dapat dilaksanakan pembangunan jembatan Dusun Delik Desa Brodot Kecamatan Bandarkedungmulyo”, Tutur Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Agung Hariadi, ST.,MM saat di wawancara dengan awak media di ruang kerjanya pada Selasa (29/8/23) .
Kemudian, untuk pembangunan jembatan tersebut pagu anggaran konstruksi sebesar Rp1.976.750.000,00.
Lanjut Agung Hariadi, Pada bulan Juni s/d Juli lalu telah dilaksanakan lelang pemilihan penyedia jasa konstruksi oleh BPBJ Kabupaten Jombang dengan hasil pemenang lelang adalah CV. SINAR SURYA CEMPAKA yang beralamatkan Perumahan Griya Krian Residence (GKR) Anggrek Blok B-01 Krian Sidoarjo.
“Pada tanggal 19 Agustus 2023 telah dilaksanakan penandatangan kontrak antara PPK Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang dengan Penyedia Jasa Konstruksi sebagaimana tersebut diatas guna melaksanakan Pembangunan Jembatan Dusun Delik Desa Brodot Kec. Bandarkedungmulyo dengan nilai kontrak sebesar Rp1.559.999.999,00”, ungkap Kadis Perumahan dan Permukiman.
Hingga saat ini, pelaksanaan pekerjaan telah dalam persiapan yaitu pengukuran dan penetapan titik tiang pancang sebagai pondasi jembatan.
Adapun masa pelaksanaan pekerjaan ini adalah selama 120 hari kalender dan harus selesai selambat-lambatnya tanggal 19 Desember 2023, Pungkas Agung Kadis Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang. (ber)

