PRN Surabaya | Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa nilai impor Provinsi Jawa Timur Agustus 2023 mencapai 2,36 miliar Dollar As atau mengalami penurunan sebesar 7,76 persen dibandingkan Juli 2023. Nilai tersebut dibandingkan Agustus 2022 turun sebesar 25,14 persen.
Dalam Berita Resmi Statistik Jawa Timur edisi 15 September 2023, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, yang diwakili Umar Sjaifudin, M.Si, Fungsional Ahli Madya, menjelaskan, bahwa impor nonmigas Agustus 2023 mencapai 1,98 miliar dollar As atau mengalami penurunan sebesar 6,89 persen dibandingkan Juli 2023.
“Nilai tersebut dibandingkan Juli 2022 justru mengalami penurunan sebesar 15,52 persen,” ujarnya.
Impor migas Agustus 2023 mencapai 0,38 miliar dollar As atau turun sebesar 12,09 persen dibandingkan Juli 2023. Akan tetapi nilai tersebut justru mengalami penurunan sebesar 53,17 persen jika dibandingkan Agustus 2022.
Sedangkan eraca perdagangan Jawa Timur selama bulan Agustus 2023 mengalami defisit sebesar 651,68 juta dollar AS. Hal ini disebabkan oleh defisit nilai perdagangan baik pada sektor nonmigas maupun sektor migas.
Adapun kata Umar bahwa defisit perdagangan pada sektor migas mencapai 374,81 juta dollar AS. Sedangkan nominal defisit perdagangan di sektor nonmigas sebesar 276,87 juta dollar.
“Kondisi ini membuat sektor migas dan nonmigas perlu peningkatan kinerja agar neraca perdagangan Jawa Timur dapat berubah menjadi surplus,” pungkas Umar. (Sae)

