PRN Madiun | Dewan Perwakilan Daerah Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Madiun Atas LPJ APBD Tahun 2023,Selasa 28/5/2024.
Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua1DPRD Kota Madiun dan dihadiri Wakil DPRD Kota Madiun,anggota DPRD Kota Madiun,Pj.Walikota Madiun,Forkopimda,OPD Kota Madiun.
Pj.Walikota Madiun Eddy Supriyanto mengatakan akan segera menyusun jawaban atas pertanyaan fraksi fraksi DPRD termasuk soal tidak tercapainya target penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik maupun non fisik.
Terkait realisasi pencapaian dan sebagainya tentunya akan kami bahas dengan tim kami akan menyiapkan jawaban itu karena memang semua sudah bekerja keras dan semuanya sudah terukur,selain soal tidak tercapainya target Dana Alokasi Khusus (DAK) fraksi DPRD Kota Madiun juga menanyakan realisasi belanja pegawai yang masih terdapat sisa lebih cukup tinggi termasuk masih tingginya sisa lebih perhitungan anggaran SiLPA Tahun 2023 sebesar Rp.113,9 Miliar,jelas Pj.Walikota Madiun Eddy Supriyanto.
Sementara Wakil Ketua 1DPRD Kota Madiun Istono menjelaskan ada banyak catatan dan pertanyaan yang disampaikan kepada pihak eksekutif salah satunya terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik yang hanya terelaisasi 89,05 persen atau Rp.5,6 Miliar dari target yang ditetapkan sedangkan Dana Alokadi Khusus non fisik terealisasi 87,20 persen atau Rp.76,7 Miliar dari target yang ditetapkan pertanyaan itu menurutnya wajar sebagai bahan penyempurnaan,walaupun fraksi fraksi menyampaikan pertanyaan yang cukup kritis itu masih dalam koridor yang wajar dalam rangka untuk mendapatkan penjelasan Walikota semakin banyak orang memberikan masukan atau catatan sebaiknya itu diberikan jawaban sesuai porsinya,jelas Wakil Ketua1DPRD Kota Madiun Istono.
Satu persatu fraksi memberikan pemandangan umumnya dimulai dari Fraksi PDIP yang dibacakan Sutardi, Fraksi Demokrat dibacakan Ismiati,Fraksi Perindo dibacakan Yuliana,Fraksi PKB dibacakan Erlina Susilorini,Fraksi Gerindra dibacakan Rina Haryati,Fraksi PKS-PAN dibacakan Nur Salim,dan Fraksi PSI-Nasdem yang dibacakan oleh Rudi Wisnu Wardhana. (Adv/Toni)


