PRN Sidoarjo | Tata letak sawah desa Kedungrawan sebelah barat yang berada dibawa tanggul sungai membuat petani putus asah untuk menggarap lahan tersebut. Bagainana tidak debit air sungai yang cenderung besar dan curah hujan yang tidak menentu membuat sawah seringkali terendam air, baru tanam udah ambyar, dicoba lagi sudah senang karena padi meninggi terendam lagi, hingga lahan itu tidak terjamah/ditanami lagi (capek mas). Hal tersebut disampaikan Udin petani yang sebelumnya menggarap sawah tersebut kepada awak media.
Ada banyak cara dan solusi disampaikan pemdes Kedungrawan kepada masyarakat hingga mendapatkan respon disalah satu ide tersebut, dalam memanfaatkan lahan kosong yang terabaikan, yakni mengajak warga untuk memanfaatkannya secara produktif dengan membuat kolam yang nantinya untuk budidaya ikan.
Rudi selaku kepala desa, menyulap lahan sawah yang terbengkalai menjadi produktif dengan membuat kolam yang rencananya budidaya ikan nila hal ini menjadi solusi inovatif sekaligus langkah menyegarkan, baik bagi lingkungan maupun keberlangsungan warga masyarakat.
Dirinya menjelaskan,“Ikan nila ini memiliki daya tahan tubuh yang tinggi terhadap penyakit, mudah dibudi dayakan, dan pertumbuhannya cepat,” jelas Kades Rudi.
Lebih lanjut, lewat budidaya kolam ikan ini”berharap warga sekitar dapat memanfaatkan kolam tersebut sehingga meningkatkan kreativitas serta produktivitas warga yang nantinya bersama-sama untuk mengelolanya” pungkasnya, Minggu (21/07/2024).
Warga masyarakat menyambut positif langkah yang di ambil oleh pemerintah desa dalam program tersebut, yang mana nanti tidak hanya untuk pembesaran bahkan mereka ingin ada pemancingan dan olahan matang siap saji, yang mana bisa meningkatkan sumber pendapatan masyarakat setempat atau pengelola tempat tersebut.(mit)


