PRN Sidoarjo | Sidoarjo – Untuk menjalankan tugas jurnalistik yang profesional, wartawan harus bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat dan berimbang serta tidak beritikad buruk dalam melakukan tugasnya,tapi tidak dengan media online Aktual Liranews.id,yang memberitakan Pavingisasi Desa Wangkal, kecamatan Krembung Tampa adanya konfirmasi cenderung membuat opini sendiri yang terkesan menyudutkan.
Diketahui permasalahan pemberitaan pavingisasi didusun Kates Desa Wangkal dianggap ada dugaan kelebihan anggaran sekitar Rp 23.000.000 tanpa adanya narasumber yang jelas seperti halnya Penanggung jawab Kegiatan, Konsultan (ahli), LSM bahkan masyarakat sekitar juga bisa dijadikan narasumber. “Tidak seperti itu, diitung sendiri ditayangkan sendiri bahkan hingga dianggap suatu fitnah yang mencoreng nama baik desa”, keluh Kepala Desa Wangkal saat bersama rekan-rekan media yang dia undang.
Lebih lanjut, Slamet Basori selaku kepala desa Wangkal mengungkapkan bahwa telah berupaya menghubungi wartawan yang mengunggah berita tersebut untuk memberikan hak jawab atas pemberitaan tersebut agar tidak saling menyalahkan dan siap memberi keterangan sebagai narasumber pada Rabu (31/07/2024).
Mendampingi kepala desa wangkal Joko Tri Nugroho selaku Camat LSM LIRA Krembung mengatakan bahwa Aktual.liranews.id tidak ada sangkut pautnya dengan LSM LIRA meskipun memakai nama LIRA.
“gak ada hubungan itu (Aktual.liranews.id) dengan LIRA, kami sendiripun merasa malu terhadap pemberitaan tersebut sebab nama besar lira dibawa-bawa.” ucap joko.
Joko juga mempertanyakan profesionalitas dan kode etik teman-teman wartawan aktual.liranews. dari tata bahasa yang acak acakan dikarenakan tidak memenuhi unsur 5W1H sesuai arahan penulisan, pemberitaan tersebut juga terkesan menyudutkan Pemdes Wangkal. (Mit/tim)

