PRN Ngawi | Ngawi, 30 agustus 2024, Masyarakat Dusun Jrubong, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, kembali melaksanakan tradisi tahunan Nyadran atau yang dikenal sebagai Bersih Desa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah yang diberikan selama setahun terakhir.
Acara dimulai dengan ritual kenduri yang diikuti oleh seluruh warga dusun Jrubong. Dalam kenduri ini, mereka membawa berbagai jenis makanan tradisional yang kemudian didoakan bersama di sendang/sumber mata air, sebelum disantap. Kepala Desa Jururejo, Andri Wika Cahyono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa “kegiatan Nyadran ini tidak hanya sebagai wujud rasa syukur, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar warga,” Imbuhnya.
Setelah kenduri selesai, acara dilanjutkan dengan pertunjukan Gambyong yang menjadi daya tarik utama dalam perayaan ini. Pertunjukan kerawitan ini menampilkan dua penari yang beraksi dengan penuh keanggunan mengikuti irama gamelan. Suasana menjadi semakin meriah dengan penampilan mereka yang berhasil memukau penonton yang hadir.
Tak hanya itu, acara juga dimeriahkan oleh pertunjukan electone yang menghadirkan dua penyanyi lokal. Mereka membawakan beberapa lagu tradisional, dan lagu-lagu populer yang menghibur warga. Penampilan mereka memberikan warna tersendiri dalam rangkaian acara Nyadran, menambah semarak perayaan yang sudah berlangsung dari pagi hingga sore hari.
Kepala Desa Andri Wika Cahyono berharap “tradisi Nyadran ini akan terus dilestarikan oleh generasi mendatang. Nyadran ini adalah bagian dari identitas kita, dan saya berharap semua warga, terutama yang muda, dapat terus melestarikan tradisi ini agar tidak hilang ditelan zaman,” Tutupnya. (Jatmiko)


