PRN Kediri | Kehadiran Anies Baswedan di Kabupaten Kediri Jawa Timur benar-benar ditunggu masyarakat. Hal tersebut terbukti saat Anies hadir di acara halal bihalal yang digelar di Bukit Daun Hotel & Resort di Jl. Argowilis No.777, Bajang, Semen, Kec. Semen, Kabupaten Kediri.
‘’Semangat masyarakat Kediri dan sekitarnya ini sungguh luar biasa,’’ kata Anies Baswedan, salah seorang tokoh relawan, Sabtu, 3 Mei 2025.
Menurut dia, dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri, ada kekhasan yang tidak ditemukan di negara lain. Yakni, halal bihalal. ‘’Yang ada halal bihalal itu hanya di Indonesia saja, di negara lain tidak ada tradisi ini,’’ kata Gubernur Jakarta periode 2017-2022.
Anies juga menyempatkan kulineran di Kediri. Yakni, mencicipi pecel tumpang khas Kota Tahu. ‘’Saya tadi malam sempat makan tapi menjelang tengah malam makannya. Pecel tumpang khas Kediri ternyata enak dan paginya lebih segar,’’ terang Anies.
Saat tiba di Bukit Daun Hotel & Resort Kabupaten Kediri, Anies dielu-elukan massa yang hadir. Baik itu dari masyarakat umum maupun semua relawan yang jumlahnya kurang lebih sekitar 1.500 orang lebih.
Bu Efa dari Ponpes Alfalah Ploso Kediri mengatakan, Anies Baswedan menekankan pentingnya menjaga tali silaturrahmi. Namun demikian, jangan sampai hanya sekadar kenal. Akan tetapi jadikanlah sahabat atau bahkan saudara. ‘’Ini semua untuk Indonesia yang lebih baik. Dan yang hadir sungguh luar biasa,’’ katanya.
Usai acara halal bihalal, tokoh perubahan Anies Baswedan ini menjadi ‘’rebutan’’ untuk diajak foto selfie oleh Masyarakat yang hadir di Bukit Daun Hotel & Resort. ‘’Alhamdulillah, acara halal bihal berjalan lancar,’’ ujar Ustadz Rahmad Mahmudi.
Sementara itu, Budi Utami, Ketua Pelaksana menyebut kedatangan Anies Baswedan di Kediri juga akan dilanjutkan dengan Kuliah Umum Bersama di IAIN Kediri dengan mengundang seluruh BEM di Kediri Raya.
Ia juga menyatakan dukungannya seandainya pada tahun 2029 Anies Baswedan maju lagi sebagai Calon Presiden.
“Harapan kami begitu, jadi kita ini kepinginnya kan kita semua kan kepingin Indonesia bisa lebih baik,” katanya.(ags/ong)

