PRN Sidoarjo | Sidoarjo – Untuk menjadi petani maju dan mandiri, Pemerintah Desa Plaosan, Wonoayu bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui DP3 sebagai dinas terkait, menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik kepada masyarakat petani desa Plaosan 07 Mei 2025 di pendopo desa setempat.
Diikuti setidaknya 40 petani, materi yang disampaikan nara sumber, Ibu Kholifah dari Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) yang berpusat di Beji, Pasuruan hanya berjalan singkat. Artinya, pelatihan ini akan berfokus pada praktek proses pembuatan pupuk organik cair (poc) dan organik padat.
Bahan kohe, jerami, nanas, pisang, em4 pertanian, gula piranti lainnya langsung dikerumuni peserta untuk langsung melakukan praktek pembuatan poc yang dilanjutkan dengan pembuatan pupuk padat bermatrial jerami dan kotoran hewan (kohe).
Dari Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (DP3) bidang sarana dan prasarana, Syafi’i mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki unsur hara tanah sawah petani yang lama sakit karena kondisi organik tanah sangat minim sekali. Hal ini terjadi karena pemakaian pupuk kimia dalam jangka waktu yang lama. Untuk pemulihannya, di perlukan pupuk organik yang materialnya ada di lingkungan rumah kita sendiri tanpa harus membeli.
Di bawah panduan Ibu Kholifah, para petani langsung melakukan praktek pembuatan 2 pupuk organik tersebut. Disela proses meramu bahan yang ada, beberapa petani melakukan tanya jawab kepada pemandu tentang cara pengaplikasian dan bentuk fisik berhasil tidaknya proses pembuatan pupuk organik yang di lakukannya.
Semntara itu, Mulyadi Kades Plaosan, mengatakan semoga setelah pelatihan ini membawa dampak baik bagi petani didesa saya dan akan mengurangi pemakaian pupuk kimia dan menjadikan petani lebih maju dan mandiri.
“Kalau saya sudah memakai poc san hasilnya memuaskan, Dilahan kurang dari 1 ha, bisa menghasilkan gabah 13 ton. Dalam kesempatan ini kami harapkan bisa menutup kekurangan dari poc yang telah kami buat selama ini”,ujar Mulyadi. (gus)




