PRN Kediri | Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi upaya Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam menyediakan fasilitas dan memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak desil 1 di sekolah rakyat. Apresiasi tersebut ia sampaikan saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Rabu (16/7/2025).
Khofifah menilai, bupati yang akrab disapa Bupati Kediri itu memiliki komitmen memuliakan anak-anak di Kabupaten Kediri, khususnya yang berasal dari desil 1 atau kategori miskin. Komitmen tersebut terlihat dari penyediaan fasilitas di SRMA 24 Kediri yang sementara waktu ini menempati Balai Pengembangan Kompetensi (BPK) aparatur sipil negara (ASN) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.
Setelah melakukan pengecekan langsung bersama Bupati Kediri, Khofifah menyebut kamar siswa di asrama seperti kamar hotel.
Tadi, kami lihat kamarnya (asrama) ber-AC. Ini kantinnya juga luar biasa, seperti ruang makan di sekolah berstandar internasional, ruang kelasnya juga luar biasa,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat (18/7/2025). Bupati Kediri berharap, SRMA 24 Kediri bisa menjadi salah satu sekolah rakyat dengan fasilitas yang lengkap dan layak. Ia menyebut, Pemkab Kediri telah menyiapkan lahan 7,6 hektar (ha) yang nantinya akan menjadi lokasi pembangunan sekolah rakyat.
Mulai Agustus, dari informasi yang kami terima, sudah mulai dibangun untuk sekolah rakyat,” ungkap Bupati Kediri. Lokasi yang disiapkan Pemkab Kediri sebagai bangunan permanen sekolah rakyat berada di Kecamatan Plosoklaten. Adapun proyek pembangunan akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Dalam kunjungannya ke-9 dari total 12 sekolah rakyat yang ada di Jatim, Khofifah mengusulkan supaya para siswa bisa mendapatkan tambahan pendidikan bahasa Inggris, mengingat SRMA 24 Kediri berada di satu kabupaten dengan Kampung Inggris Pare. Ia menyarankan, mentor dari lembaga pendidikan di Kampung Inggris Pare didatangkan ke sekolah rakyat. “Sehingga alumni sekolah rakyat Kediri, jangankan alumni enam bulan di sini saja bahasa Inggrisnya nanti bisa fasih,” ucap Khofifah.
Selain mengundang mentor untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris, ia juga mengusulkan agar sekolah rakyat menghadirkan berbagai narasumber lain yang bisa memotivasi para siswa. Menurut Khofifah, usulan yang diberikan sangat memungkinkan diterapkan karena SRMA 24 Kediri telah dilengkapi fasilitas aula yang cukup besar.(ADInfo)

