PRN Jombang | Jombang, – Pelatihan Ketrampilan usaha mandiri dibidang service HP bagi keluarga pekerja Pabrik Rokok MPS ngoro dilaksanakan di gedung Balai Desa Sidowarek kecamatan ngoro kabupaten jombang. Pada selasa (26/8/25).
Tutut Purwanti Kepala bidang PPKT di Dinas Nakertrans kabupaten Jombang menyampaikan pelaksanaan pelatihan Service HP selama 10 hari yang dilaksanakan mulai 26 Agustus sampai tanggal 5 September 2025 dan peserta pelatihan sebanyak 20 peserta dari keluarga pekerja di perusahaan KSU Perdula / MPS Ngoro.
“Maksud kegiatan yaitu untuk memberikan perbekalan dan peningkatan keterampilan kerja secara mandiri bagi anggota keluarga pekerja pabrik rokok di KSU Perdula agar mampu menciptakan usaha secara mandiri yaitu servis HP, ” terangnya.
Pelatihan Service HP bisa mendorong terbentuknya tenaga kerja Mandiri yang berbasis keterampilan untuk narasumber pelatihan dilaksanakan oleh PT kubus Mitra Utama Surabaya dan sumber dana pelatihan dari anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Jombang tahun 2025, ungkapnya.
Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Jombang Isawan Nanang Risdiyanto mengatakan Pelatihan service HP Dinas Nakertrans bermitra dengan PT kubus Mitra Utama, tidak hanya sebagai narasumber tapi nanti yang menjadi pelaksana pelatihan. “kami memang punya kontrak kerja sama dengan PT kubus Mitra Utama untuk melaksanakan pelatihan ini, “.
“Dulu kami diskusi sama Apindo Bagaimana untuk menjaga keberlangsungan produksi perusahaan dan juga produktivitas yang mana pada saat itu Salah satunya yang menjadi Harapan adalah khususnya terkait dengan perusahaan-perusahaan Rokok di Jombang yang hampir rata-rata pekerjanya wanita, sehingga itu menjadi hal yang perlu perhatian dari pemerintah, Bagaimana supaya keberlangsungan produktivitas dari pekerja khususnya perempuan ini tetap bisa terjaga, keluarganya harmonis dan juga bisa menambah penghasilan serta kesejahteraannya, ” kata kepala dinas Nakertrans.
karena itu ibu-ibu pekerja di perusahaan rokok butuh dukungan dari bapak-bapak ataupun juga dari anak pekerja rokok ini ataupun keluarga untuk bisa mendukung supaya tetap harmonis keluarganya, tuturnya.
Dengan adanya Pelatihan service HP bagi keluarga pekerja supaya mendapat keterampilan dan punya usaha sendiri yang bisa dimanfaatkan, bisa menambah kesejahteraan keluarga.
“Alhamdulillah Kemudian kami dapat program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dengan penggunaan dana ini salah satunya adalah untuk peningkatan keterampilan yang difokuskan kepada pekerja rokok/keluarga pekerja ataupun juga petani tembakau, ” ungkap isawan.
Sehingga Kami mengusulkan apa yang menjadi aspirasi dan kita mendapatkan alokasi Dana untuk pelatihan terkait dengan service HP, tandasnya. (ber)


