PRN Ngawi | Kegiatan pelatihan ini berlangsung pada 17 November 2025 di Gedung PT Dadi Mulyo Sejati dan diikuti oleh jajaran perusahaan, perwakilan mitra, serta para peserta pelatihan. Acara digelar sebagai upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja, khususnya karyawan pabrik rokok, agar memiliki keterampilan tambahan yang bermanfaat di kemudian hari.
Pelatihan yang diselenggarakan kali ini mengusung kejuruan Tata Rias Pengantin dengan durasi pelatihan selama 15 hari. Peserta merupakan karyawan PT DMS yang dipilih berdasarkan daftar urut usia. Program ini disusun untuk memberikan wawasan teknis sekaligus meningkatkan kemampuan praktis para buruh sehingga dapat menjadi bekal keterampilan mandiri.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Tenaga Kerja yang menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di sektor industri. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pelatihan seperti ini tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga mendorong rasa percaya diri bagi para peserta untuk berwirausaha atau mengembangkan potensi diri.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT Dadi Mulyo Sejati beserta jajaran pimpinan perusahaan. Kehadiran unsur manajemen PT DMS menunjukkan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan karyawan. Mereka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan yang dinilai sangat relevan bagi peningkatan kompetensi internal perusahaan.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari Sampoerna Surabaya yang turut mendukung pelaksanaan pelatihan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan mitra industri ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berdaya saing. Para instruktur profesional juga terlibat aktif dalam memberikan materi kepada 50 karyawan peserta pelatihan.
Kepala Dinas DPPTK Ngawi, Kusumawati Nilam, dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme para peserta. Ia menegaskan bahwa pelatihan bagi pekerja pabrik rokok akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, peningkatan keterampilan seperti tata rias pengantin memberikan manfaat bagi pekerja untuk memahami teknik kecantikan sekaligus membuka peluang usaha baru.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menguasai keterampilan tata rias pengantin secara profesional. Program ini sekaligus menjadi langkah nyata pemerintah daerah dan perusahaan dalam menghadirkan pelatihan berkelanjutan demi peningkatan kompetensi pekerja di Kabupaten Ngawi. Jatmiko.

