By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
Notification Show More
Font ResizerAa
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Reading: Kades Jatian Diduga Penipu, Puluhan Masyarakat Jatian Dimintai Uang Puluhan Juta Dengan Modus Pengurusan Swalikan Akta Tanah
Share
Font ResizerAa
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
Search
  • POLITIK
  • LAWAN KORUPSI
  • HUKUM
  • KRIMINAL
  • KABAR JATIM
  • NUSANTARA
  • OPINI
  • MENU LAINNYA
    • METRO JABODETABEK
    • KABAR POLISI
    • BISNIS
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
    • MATA LELAKI
    • SELEB
Follow US
Beranda » Blog » Kades Jatian Diduga Penipu, Puluhan Masyarakat Jatian Dimintai Uang Puluhan Juta Dengan Modus Pengurusan Swalikan Akta Tanah
KABAR JATIM

Kades Jatian Diduga Penipu, Puluhan Masyarakat Jatian Dimintai Uang Puluhan Juta Dengan Modus Pengurusan Swalikan Akta Tanah

Redaksi
Last updated: 24 November 2025 9:52 am
Redaksi
Published: 24 November 2025
Share
SHARE

PRN Jember | Sungguh tidak patut dicontoh apa yang dilakukan Seningwar alias Riko selaku Kepala Desa Jatian Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember terhadap warga masyarakatnya. Pasalnya, belum tuntas dugaan korupsi dana BUMDES 2023 yang sempat viral dimedia online, sekarang ini korbannya adalah Pujiati warga Dusun Prasian RT.001, RW.004, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember, dirinya mengaku dimintai uang Rp. 6.000.000,- oleh Seningwar selaku Kades Jatian tahun lalu dengan modus sanggup untuk mengurus menyelesaikan pembuatan swalikan akta tanah, sabtu 22/11/2025.

Ketika dikonfirmasi oleh media Penarakyatnews.id dirumahnya kemarin sore, Pujiati menjelaskan, “dulunya saya di datangin oleh Kepala Desa Seningwar kerumah saya mas, dan dirinya sanggup untuk mengurus swalikan akta tanah, ungkapnya.

Masih menurut pengakuan Pujiati kepada wartawan media ini, “waktu itu Kades datang kerumah saya, kemudian dia langsung ngukur luas tanah yang mau diswalik namanya saya terkait akta tanah, setelah itu Kades Seningwar langsung mintak uang kepada saya sebesar Rp. 6.000.000,- . Pada waktu itu Kades datang disore hari kerumah saya, bukan hanya Kades yang datang kerumah pada waktu itu. Akan tetapi, juga ada Kepala Kampung Prasian, dan Kades sanggup untuk mengurus semuanya”, katanya. “Namun, sampai saat ini tidak jadi- jadi surat pembuatan swalikan akta tanah tersebut. Padahal, sudah satu tahun setengah sampai sekarang mas yang diurusnya, jujur saya kecewa sekali terhadap Kades, saya merasa kecewa dan merasa dibohongin. Saya sempat mendengar berita online kalau Kades kasus katanya, makanya saya mintak tolong kepada Hartono gimana masalah punya saya terkait swalikan akta tanah yang diurus oleh Kades dan juga yang dimintai uang enam juta itu”, keluhnya dengan nada lemas.

Masih menurut Pujiati, Kades sempat bilang kepada saya, “Buk Jovan anunya belum selesai”, katanya. Kemudian Kades alasan terus sampai sekarang, bilangnya begitu Kades kepada saya mas. “Bahkan kemarin sore pada hari kamis tanggal 20/11/2025 Kades sempat telpon ke saya dan mau mintak uang lagi kepada saya sebesar Rp.500.000,- melalui telponnya yang katanya alasannya untuk apa gitu, saya tidak tahu mas, dan Kades bilang jangan sampai bilang siapa – siapa.” Kata Pujiati kepada media ini yang didampingi Hartono pada saat dikonfirmasi media ini dirumahnya. Lanjut Pujiati, “Kok bisa ya mas padahal pengurusan swalikan akta tanah belum jadi, tapi Kades kok mau mintak uang lagi dengan nominal uang lima ratus ribu kepada saya yang alasannya untuk apa gitu katanya kepada saya, melalui telpon ke saya”, cetus Pujiati kepada media ini pada saat dikonfirmasi dirumahnya, jum’at sore kemarin tanggal 21/11/2025.

“Saya merasa kecewa sekali dan merasa dibohongin oleh Kades. Bayangkan dari semenjak dulu yang katanya sanggup untuk mengurusnya swalikan akta tanah atas nama saya tidak ada kejelasannya, dari awal sampai sekarang pak kades yang mintak uang enam juta untuk mengurus swalikan akta tanah, waktunya sudah sangat lama sekali dan kurang lebih satu tahun setengah sampai sekarang. Saya bayar uang sebesar enam juta itu mas dengan kes langsung lunas sesuai permintaan Kades pada waktu itu, dan omongannya Kades yang sangat meyakinkan kepada saya. Ehhh gak taunya sampai sekarang cuman janji saja, bahkan sampai saat ini tidak ada buktinya surat swalikan akta tanah itu kepada saya, yang jelas saya tetap menunggu surat swalikan akta tanah itu, karna saya sudah bayar lunas dengan jumlah uang sebesar enam juta,” keluhnya dengan penuh rasa kecewa dan nada lemas sekali.

Sementara Seningwar alias Riko selaku Kepala Desa Jatian Kecamatan Pakusari yang dikonfirmasi media ini pada hari sabtu tanggal 22/11/2025 siang hari, lewat telpon whatsappnya dia menjawab, “oooo ya itu masih diproses ada dinotaris, itu sama aja salah ahli waris kurang banyak dan kurang empat orang itu, kurang ahli warisnya, kurang dua, yang kurang atas nama buk Holip sama anaknya buk Holip tidak dimintak KTPnya, kemarin saya sudah suruh jalan buk Jovan tak telpon, kemarin anaknya buk Holip mintak juga ini anaknya gak mau tandatangan, buk Holipnya, anaknya suruh mintakkan, anaknya pak Karyo itu, udah- udah saya kalau masalah itu sudah konfirmasi dan udah saya pindah dari kecamatan dipindah ke notaris semua dan hari rabu jadi mas, cuman data kurang suruh masukkan sebelum hari senin ke saya, data kurangnya itu suruh kirim ke saya, sudah saya sampaikan hari rabu tandatangan, cuman sebelum senin data tambahannya suruh kirim kesaya gitu, saya kan gak tau anaknya buk Karyo siapa saja,” katanya dengan nada kebingungan.

Disinggung dengan pertanyaan seharusnya Kades di deteilkan dulu datanya, baru Kades mintak uang, namun Kades menjawab sudah dan saya sudah deteil, itu kan gak dapat apa- apa buk Holip itu, cetusnya.

Seharusnya  Kades detailkan dulu semua data ahli warisnya dan jangan dahulukan mintak uang, apalagi ini sudah cukup lama menunggunya, kurang lebih menurut pengakuan korban satu tahun setengah, baru kasus ini meledak atau terungkap, dia jawab lagi “Udah kemarin akta yang dari Kecamatan udah diganti sama saya karna harus mintak ganti tambahan, kan cuman nambah dua orang saja itu”, katanya. Ditanya lagi apa betul pak Kades mintak uang sebesar enam juta kepada Pujiati, Kades Jawab “bukan enam juta tapi lima juta”, akunya.

Setelah media ini melakukan konfirmasi lagi kepada korban melalui telpon selulernya, korban bilang “kok bisa Kades ngaku lima juta padahal saya ngasik enam juta mas, begitu Kades dikonfirmasi oleh media, barusan saya langsung ditelpon Kades mas dan saya bilang kepada Kades, kok bisa Kades ngaku lima juta padahal uang yang diterima Kades secara kes dan lunas semuanya enam juta,” kata Pujiati.

“Dengan adanya kasus yang bertubi tubi ini, sesuai warga masyarakat Jatian yang meminta bantuan kepada saya untuk mengawalnya, saya Ach Hartono selaku warga masyarakat Desa Jatian Kecamatan Pakusari akan terus kawal kasus ini sampai tuntas dan bila perlu saya akan Melaporkan kasus ini kepada instansi terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH),” pungkasnya. (Erwin) Bersambung

You Might Also Like

KABEL BERTEGANGAN TINGGI PLN DI DESA JANJANG WULUNG NEMPEL KETANAH
Bupati Sidoarjo Apresiasi Indonesia Tuan Rumah KTT G20
Ciptakan Keadilan Untuk Bu Antinah, Dugaan Pemalsuan dan Penggelapan SHM No. 501 Oleh Sri Widodo
SANF Dukung Mahasiswa dalam Program Pemberdayaan Masyarakat melalui “SANF Sustainability Squad”
KPU Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pelaporan Dana Kampanye
TAGGED:JemberKades Jatian Diduga PenipuPuluhan Masyarakat Jatian Dimintai Uang Puluhan Juta Dengan Modus Pengurusan Swalikan Akta Tanah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trend Terkini
METRO JABODETABEK

SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah

Redaksi
By Redaksi
6 Oktober 2026
PT. PRADHA KARYA PERKASA Sampaikan Hak Jawab Melalui Anggota TNI Terkait Pemberitaan Dugaan Limbah di Karangdiyeng
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
Jatim Fest 2026 Digelar, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen
Sinden Muda Lintang Kairo Mengapresiasi Paguyuban Dalang Cilik Kabupaten Kediri Curi Perhatian Pengunjung CFD di Wates

Kategori Berita

  • Politik
  • Lawan Korupsi
  • Hukum
  • Kriminal
  • Kabar JATIM
  • Nusantara
  • Opini
Menu Cepat
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik
  • Susunan Redaksi
  • Copyright
  • Disclaimer
SGN Dukung HUT ke-81 TNI, Salurkan 15 Ton Gula untuk Bakti Sosial dan 1,5 Ton untuk Pasar Murah
6 Oktober 2026
Di Hadapan 600 Wisudawan UNWAHA, Zulhas: Berani Itu Menentukan Masa Depan
5 Oktober 2026
Perkuat Ekosistem Tebu Rakyat, SGN dan ANPER Bangun Infrastruktur Jalan di Bantul
3 Oktober 2026
Sidak Sekolah Penerima Revitalisasi, Sekda Jombang Ingatkan Soal Tanggung Jawab
2 Oktober 2026
PENA RAKYAT NEWSPENA RAKYAT NEWS
© Penarakyatnews.id 2026. All Rights Reserved. Developed by Marga
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?